Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 12.40 WIB

Petani Kolaka Sulawesi Tenggara Binaan PSN PT Ceria Nugraha Indotama Dapat Bantuan 3,2 Ton Pupuk

Bantuan pupuk untuk petani di sekitar tambang PT Ceria Nugaraha Indotama. (Istimewa) - Image

Bantuan pupuk untuk petani di sekitar tambang PT Ceria Nugaraha Indotama. (Istimewa)

JawaPos.com–Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengapresiasi langkah perusahaan pertambangan dan pemurnian nikel nasional PT Ceria Nugraha Indotama yang telah mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) pada seluruh rantai industri.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) hilirisasi nikel, Menteri Arifin mendorong PT Ceria agar terus memberikan manfaat besar bagi bangsa dan negara, khususnya di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Selain pada dimensi ekonomi, Menteri Arifin juga mendukung tumbuhnya ekosistem hijau dan ketahanan pangan di kawasan pertambangan PT Ceria yang digerakkan komunitas petani lokal di lingkar tambang.

”Pertanian di lingkar tambang harus terus berkembang. Pertambangan dan ketahanan pangan harus saling menyokong,” kata Menteri Arifin Tasrif.

Untuk mendukung ketahanan pangan di kawasan PSN Ceria secara berkelanjutan, Menteri Arifin berkomitmen memberikan bantuan pupuk secara gratis kepada gabungan kelompok tani binaan PT Ceria, di Kecamatan Wolo.

”Bantuan pupuk tersebut telah disalurkan langsung kepada para petani pada Kamis (15/8), difasilitasi PT Petrokimia Gresik bekerja sama dengan PT Ceria Nugaraha Indotama,” ungkap Direktur Operasional PT Ceria Nugraha Indotama Yusram Rantesalu.

Pupuk yang diserahkan sebanyak 3,2 ton. Sementara PT Ceria Nugraha Indotama menyerahkan sejumlah alat pertanian berupa sprayer.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Suyanto mengatakan, kolaborasi yang dilakukan PT Ceria Nugraha Indotama dan PT Petrokimia Gresik bisa menjadi proyek percontohan karena menjawab langsung masalah petani.

”Ini sangat bermanfaat karena selama ini petani sangat kesulitan pupuk. Semoga program semacam ini akan terus ada di masa depan,” imbuh Suyanto.

Selain pangan berkelanjutan, implementasi ESG yang menjadi perhatian utama Menteri Arifin Tasrif dan Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi yakni terkait langkah nyata PT Ceria dalam mendukung target pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui kegiatan konservasi mangrove di kawasan pesisir Kecamatan Wolo.

Menurut Direktur Operasional PT Ceria Nugraha Indotama Yusram Rantesalu, sejauh ini Bank Mandiri telah menunjukkan dukungan besar pada program konservasi mangrove di pesisir Kecamatan Wolo dengan melibatkan masyarakat setempat. Pada 10 Agustus 2024, PT Ceria bekerja sama dengan Bank Mandiri melakukan aksi penanaman mangrove dalam kegiatan Green Fun Run 5K yang diikuti 400 lebih peserta.

”Penanaman mangrove ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam menjaga dan merehabilitasi ekosistem pesisir dan laut. Hal ini sejalan dengan komitmen PT Ceria dalam menerapkan prinsip ESG,” kata Yusram.

Hutan mangrove yang ditanam bersama masyarakat ini lanjut Yusram diharapkan akan bermanfaat secara jangka panjang sebagai penyimpanan karbon, penyerap polutan, melindungi garis pantai dari abrasi dan bencana alam, memulihkan keanekaragaman hayati dan ekologi pesisir setempat, sumber makanan dan bahan bakar, serta menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore