
Teknologi dan vegetasi untuk antisipasi dampak risiko dari longsor di tanah lereng. (Istimewa)
JawaPos.com - Permukaan tanah yang miring atau lereng tebing sangat rawan mengalami longsor dan berisiko tinggi. Apalagi setiap terjadi hujan deras dan goncangan gempa. Kawasan permukiman di Indonesia cukup banyak berada di kawasan seperti demikian.
Contohnya di Cidadap, Bandung, Jawa Barat. Pada 23 April lalu kawasan mengalami longsor dan membuat area lereng belakang Yayasan Al-Husainiyyah jadi longsor. Dampaknya, jalan penghubung yayasan serta rumah warga ke jalan besar terputus. Hal itu menghambat mobilitas warga.
Mencegah dampak dari hal serupa, Maccaferri Indonesia membuat teknologi pengendali erosi yang diaplikasikan di Yayasan Al-Husainiyah, Kecamatan Cidadap, Bandung. Teknologi itu disebut dengan MacMat HS® dengan vegetasi seluas 300m2.
MacMat HS® merupakan geomat berkinerja tinggi yang menggabungkan geomat polimer matriks tiga dimensi yang diperkuat dengan sistem netting Maccaferri. Teknologi itu digunakan untuk aplikasi stabilisasi permukaan lereng yang menuntut kombinasi perlindungan erosi dan stabilisasi permukaan.
Managing Director Maccaferri Indonesia Riccardo Laneri mengatakan, pihaknya merancang teknologi untuk kelestarian lingkungan. "Teknologi yang kami dirancang dan dikembangkan untuk selalu meningkatkan kualitas hidup berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Riccardo kepada JawaPos.com pada Minggu (4/8).
Lebih jauh Riccardo mengatakan, Macmat HS® selain untuk mencegah terjadinya longsor juga membantu melestarikan vegetasi alami untuk tumbuh, sehingga kawasan lereng akan semakin hijau. Tentunya mencipatakan lingkungan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi para warga setempat.
Dalam penerapan teknologi aplikasi Macmat HS® ini, Maccaferri Indonesia menggandeng Universitas Katolik Parahyangan.
Ketua Panitia CSR Universitas Katolik Parahyangan Aswin Lim mengatakan, pihaknya tergerak untuk menggagas program bantuan perbaikan longsor di kawasan Cidadap. Untuk mengerjakan program itu Universitas Katolik Parahyangan dengan beberapa industri teknik besar di Indonesia, salah satunya Maccaferri Indonesia.
"Institusi pendidikan mempunyai nilai mengabdi kepada masyarakat. Kita secara bersama-sama dengan ikatan alumni serta para donatur menyukseskan terwujudnya program bantuan perbaikan longsor ini,” ujar Aswin Lim.
Ketua Yayasan Al-Husainiyyah Muthoyyibah Wahyudin mengatakan, akibat longsor pada April lalu akses jalan sempat terputus. Dengan adanya bantuan vegetasi dari Maccaferri Indonesia, kini lingkungan dan lereng di sekitar Yayasan Al-Husainiyyah Muthoyyibah jadi lebih asri. "Penanaman vegetasi menjadikan lereng semakin terlihat lebih asri,” tutur Wahyudin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
