
RIANG GEMBIRA: Murid PAUD antusias belajar bersama gurunya di Rumah Pintar, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. (SKK Migas)
JawaPos.com - Wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memiliki kekayaan alam berupa minyak dan gas (migas). Potensi alam itu dieksplorasi oleh pelaku industri migas. Salah pelaku industri migas, yakni Petronas Indonesia.
Petronas Indonesia merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) industri migas. Petronas Indonesia beroperasi di Kabupaten Sampang. Keberadaan Petronas Indonesia memberi dampak positif bagi warga setempat, terutama di wilayah Kecamatan Ketapang, Sokobanah, dan Banyuates.
Di Kecamatan Sokobanah, Petronas Indonesia berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat dengan membangun Rumah Pintar. Fasilitas Rumah Pintar itu baru saja diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto pada Rabu (17/7).
“Rumah Pintar ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan wadah untuk stimulasi ekonomi daerah," VP of SCM and Business Support Petronas Indonesia Hendrayana E. Halim dalam acara Kunjungan Lapangan SKK Migas-KKKS Petronas Indonesia, Selasa (30/7).
Ada beberapa program dan fasilitas yang dapat dioptimalkan di Rumah Pintar, mulai dari perpustakaan, lokakarya Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM), serta program pemberdayaan perempuan.
Hendrayana melanjutkan, pembangunan itu sejalan dengan aspirasi pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan tingkat literasi atau melek huruf serta partisipasi sekolah dari masyarakat setempat. Rumah Pintar diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kondusif bagi siswa serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Plh Camat Sokobanah Najjamuddin mengatakan, fasilitas Rumah Pintar sangat dibutuhkan oleh masyarakat daerah Sampang. Pasalnya, Rumah Pintar menjadi wadah pembelajaran dan fasilitas literasi masyarakat yang menjadi salah satu program pemerintah setempat.
Selain Rumah Pintar, Petronas Indonesia juga mendukung pembangunan Taman Merdeka Ketapang yang menjadi pusat kegiatan dan rekreasi masyarakat Ketapang. Taman Merdeka Ketapang telah selesai dibangun pada 2022. Keberadaan Taman Merdeka Ketapang bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan rekreasi yang dapat menstimulasi ekonomi daerah. Pantauan JawaPos.com kawasan Taman Merdeka Ketapang itu begitu ramai. Aktivitas ekonomi masyarakat setempat begitu bergairah.
Di tempat yang sama, Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas Nyimas Fauziah Rikani menuturkan, Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) merupakan salah satu bentuk multiplier effect dari keberadaan industri migas Indonesia. "Kami berharap melalui Rumah Pintar dan Taman Merdeka Ketapang, keberadaan industri migas dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja,” ujarnya.
Rikani, begitu Nyimas Fauziah Rikani disapa menyebut, untuk tahun 2024 terdapat 1.475 Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan oleh industri hulu migas di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah penerima manfaat lebih kurang 260 ribu jiwa. 1.475 PPM tersebut menyedot anggaran senilai Rp 525 miliar.
“Ini membuktikan komitmen industri hulu migas dalam PPM berkelanjutan dengan melaksanakan lima pilar guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan lingkungan hidup. Kelima pilar tersebut meliputi ekonomi, pendidikan, kesehatan, infastruktur serta lingkungan,” kata Rikani.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
