Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juli 2024 | 20.29 WIB

Pj Gubernur Adhy Karyono Ajak Masyarakat Jatim Masifkan Sedekah Oksigen dengan Tanam Mangrove

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ajak masyarakat sedekah oksigen menanam pohon mangrove. (Pemprov Jatim) - Image

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ajak masyarakat sedekah oksigen menanam pohon mangrove. (Pemprov Jatim)

JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengajak masyarakat memasifkan sedekah oksigen dengan menanam pohon mangrove. Gerakan tanam mangrove telah berjalan lama di sejumlah pesisir Jatim.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pemulihan Ekosistem oleh Masyarakat Kehutanan Jatim di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (26/7). Dipilihnya ekosistem itu karena mangrove mampu menyerap karbon lima kali lebih besar dibandingkan ekosistem hutan di daratan. Selain itu, potensi mangrove di Jatim menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Jawa.

”Melalui forum ini saya mengajak seluruh masyarakat agar aktivitas menanam pohon dan merawatnya bisa menjadi kebiasaan yang pada akhirnya berkembang menjadi budaya,” kata Adhy.

Kebiasaan menanam pohon, kata Adhy, telah dimulai sejak era Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui gerakan yang disebut sedekah oksigen. ”Sedekah oksigen ini sudah kita lakukan keliling Jawa Timur. Harapannya, masyarakat menjadi familiar dengan kebiasaan menanam pohon dan pelaksanaannya bisa dilakukan kapanpun,” ujar Adhy.

Adhy menyampaikan, dari segi kebijakan, komitmen melestarikan lingkungan sejalan dengan visi RPJPD Jatim 2025-2045 yaitu berakhlak, maju berdaya saing global, berkelanjutan dan sejahtera.

”Jatim telah memulai itu semua. Kita terus berupaya agar emisi gas buang dan emisi gas rumah kaca dikurangi menuju net zero emission,” tutur Adhy.

Guna mewujudkan visi net zero emission, Pj Gubernur Adhy mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari aktivis, organisasi lingkungan hingga LSM untuk bersama-sama melestarikan alam.

”Untuk dapat mewujudkan cita-cita tersebut, kita perlu berkolaborasi dan bersinergi agar pemulihan ekosistem di Jawa Timur lebih mudah dan cepat dilakukan,” papar Adhy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jatim Jumadi menjelaskan, gelaran kali ini merupakan aksi mitigasi perubahan iklim untuk mendukung pencapaian target Indonesia's Folu Net Sink 2030 serta upaya membangun sinergi dan kolaborasi multi pihak masyarakat kehutanan Jawa Timur.

”Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 1.500 orang di antaranya merupakan pelaku usaha bidang kehutanan maupun non kehutanan, akademisi, LSM/NGO, serta kelompok masyarakat yang peduli terhadap pemulihan ekosistem di Jatim,” terang Jumadi.

”Secara keseluruhan pada 2024 bantuan bibit pohon kepada masyarakat kelompok tani hutan, yang sedang proses dan akan dilaksanakan penanaman baik darat maupun kawasan mangrove sejumlah 3.325.898 batang,” ungkap Jumadi.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk turut aktif menanam mangrove di tengah peringatan Hari Mangrove Sedunia pada 26 Juli. ”Ayo bersama menanam dan melestarikan mangrove sebagai sedekah oksigen. Ini juga bagian dari rehabilitasi ekosistem mangrove kita,” kata Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore