
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ajak masyarakat sedekah oksigen menanam pohon mangrove. (Pemprov Jatim)
JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengajak masyarakat memasifkan sedekah oksigen dengan menanam pohon mangrove. Gerakan tanam mangrove telah berjalan lama di sejumlah pesisir Jatim.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pemulihan Ekosistem oleh Masyarakat Kehutanan Jatim di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (26/7). Dipilihnya ekosistem itu karena mangrove mampu menyerap karbon lima kali lebih besar dibandingkan ekosistem hutan di daratan. Selain itu, potensi mangrove di Jatim menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Jawa.
”Melalui forum ini saya mengajak seluruh masyarakat agar aktivitas menanam pohon dan merawatnya bisa menjadi kebiasaan yang pada akhirnya berkembang menjadi budaya,” kata Adhy.
Kebiasaan menanam pohon, kata Adhy, telah dimulai sejak era Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui gerakan yang disebut sedekah oksigen. ”Sedekah oksigen ini sudah kita lakukan keliling Jawa Timur. Harapannya, masyarakat menjadi familiar dengan kebiasaan menanam pohon dan pelaksanaannya bisa dilakukan kapanpun,” ujar Adhy.
Adhy menyampaikan, dari segi kebijakan, komitmen melestarikan lingkungan sejalan dengan visi RPJPD Jatim 2025-2045 yaitu berakhlak, maju berdaya saing global, berkelanjutan dan sejahtera.
”Jatim telah memulai itu semua. Kita terus berupaya agar emisi gas buang dan emisi gas rumah kaca dikurangi menuju net zero emission,” tutur Adhy.
Guna mewujudkan visi net zero emission, Pj Gubernur Adhy mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari aktivis, organisasi lingkungan hingga LSM untuk bersama-sama melestarikan alam.
”Untuk dapat mewujudkan cita-cita tersebut, kita perlu berkolaborasi dan bersinergi agar pemulihan ekosistem di Jawa Timur lebih mudah dan cepat dilakukan,” papar Adhy.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jatim Jumadi menjelaskan, gelaran kali ini merupakan aksi mitigasi perubahan iklim untuk mendukung pencapaian target Indonesia's Folu Net Sink 2030 serta upaya membangun sinergi dan kolaborasi multi pihak masyarakat kehutanan Jawa Timur.
”Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 1.500 orang di antaranya merupakan pelaku usaha bidang kehutanan maupun non kehutanan, akademisi, LSM/NGO, serta kelompok masyarakat yang peduli terhadap pemulihan ekosistem di Jatim,” terang Jumadi.
”Secara keseluruhan pada 2024 bantuan bibit pohon kepada masyarakat kelompok tani hutan, yang sedang proses dan akan dilaksanakan penanaman baik darat maupun kawasan mangrove sejumlah 3.325.898 batang,” ungkap Jumadi.
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk turut aktif menanam mangrove di tengah peringatan Hari Mangrove Sedunia pada 26 Juli. ”Ayo bersama menanam dan melestarikan mangrove sebagai sedekah oksigen. Ini juga bagian dari rehabilitasi ekosistem mangrove kita,” kata Khofifah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
