JawaPos.com – Direncanakan bakal beroperasi pada Agustus 2024 mendatang, operasional Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik ke Paciran Lamongan dan sebaliknya terus dimatangkan.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang diwakili oleh Dinas Perhubungan (Dishub) terus menjalin komunikasi efektif dengan Komisi D DPRD Jatim dan Dishub Jatim.
Dilansir dari Radar Gresik (JawaPos Grup), Sabtu (1/6), untuk mematangkan rencana tersebut, DPRD Jatim pun melakukan kunjungan kerja untuk sharing dan evaluasi program trans jatim yang melewati Gresik.
Diantaranya trans jatim koridor I Gresik - Sidoarjo, koridor III Gresik - Mojokerto. Dan koridor IV Gresik - Paciran yang baru akan dilaunching Agustus mendatang.
"Kabar baiknya adalah operasional koridor I dan koridor III dinilai sangat bagus dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga koridor IV juga perlu dilanjutkan," ujar politikus partai Demokrat.
Di lain sisi, Kepala Dishub Pemkab Chusaini membenarkan jika bus trans jatim koridor IV Gresik - Paciran akan dilaunching pada Agustus 2024 mendatang, dan kini persiapannya sedang terus dimatangkan.
"Rombongan Komisi bidang pembangunan DPRD Jatim dipimpin langsung ketuanya Agung Mulyono didampingi kepala bersama jajarannya berkunjung ke Pemkab Gresik, ditemui asisten perekonomian Pemkab Gresik Misbahul Munir, kepala Bappeda Gresik Edy Siswoyo," katanya.
Menurutnya, pembukaan koridor baru trans jatim ini sangat penting. Sebab, hal ini bakal sangat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Gresik dan wilayah-wilayah yang dilewatinya.
Khusus untuk jalur koridor IV, Chusaini menyebut pihaknya juga sudah membuat aturan pembatasan bagi truk muatan untuk beroperasi pada pukul 05.00-08.00 pagi dan 15.00-18.00 petang melalui jalur Sidayu hingga Manyar, Gresik.
"Solusinya kami telah sediakan shelter yang bisa memuat 110 kendaraan besar di Desa Ngawen dan pos jaga di exit tol Manyar. Alhamdulillah kemacetan bisa sedikit berkurang pada jam-jam sibuk dan laka lantas juga bisa menurun," tambahnya.
Sementara itu, Wakil ketua komisi, D Ashari berharap agar pemprov Jatim semakin intens berkoordinasi dengan pemkab Gresik untuk mempersiapkan launching trans jatim koridor IV tersebut. Tujuannya, agar tidak menimbulkan persoalan baru.
"Bus Transjatim ini transportasi publik yang diinisiasi pemprov Jatim untuk konektivitas wilayah anglomerasi Gerbangkertasusila sekaligus bisa mengurangi kemacetan dan mengurangi laka lantas serta membantu masyarakat kecil karena tarifnya terjangkau, aman, nyaman dan tepat waktu," ungkapnya.
Selain itu, dia juga berharap agar terminal tipe B yang menjadi kewenangan provinsi bisa lebih diperhatikan dengan adanya bus Trans jatim ini. Terutamanya terminal Joyoboyo Surabaya yang sampai saat ini belum bisa dilalui bus trans jatim.
Padahal, dalam waktu dekat, bus trans jatim koridor V Surabaya -Bangkalan juga akan dilaunching pada 13 Oktober 2024 bertepatan hari jadi pemprov Jatim ke-79.
***