Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2024 | 04.50 WIB

Kasus Mayat di Sungai Korban Pembunuhan, Satu Pelaku Ditangkap, Dua Orang Masih Buron

 

Polisi mengevakuasi mayat pria diduga korban pembunuhan.

JawaPos.comPolsek Mijen terus mendalami kasus temuan mayat di aliran sungai Siling (Tlogo) Kecamatan Mijen, Minggu (28/4) sekitar pukul 09.00. Hasil penyelidikan, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

Informasi yang diperoleh, hasil pemeriksaan sementara tim forensik dan dokter RSUP Kariadi Semarang ditemukan beberapa luka memar di tubuh korban. Kemudian luka di mata kiri, dinding mulut, dan benjol bagian kepala. 

Kapolsek Mijen Kompol Sutowo membenarkan anggotanya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait temuan mayat tersebut. Mayat tersebut diduga korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang.

”Memang ada benar penemuan mayat. Kalau penyebab kematian belum diketahui secara persis, masih dalam lidik. Masih menunggu hasil otopsi,” ungkap Sutowo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (29/4). 

Kepolisian lanjut dia, mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan itu. Yakni Sutrisno alias John Tris, 30, warga Desa Tlogo, Jatibarang, Kecamatan Mijen. Pria tersebut masih mendekam di ruang tahanan Polsek Mijen untuk dilakukan pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut. 

”Telah diamankan untuk mengarah dugaan pelaku. Satu orang masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan,” tegas Sutowo.

Kapolsek menyebut, kasus tersebut ditangani Polsek Mijen. Petugas memburu dua orang lain yang juga diduga terlibat kasus itu, yakni Winardi alias Chongyang dan Arif. 

”Indikasinya tiga orang (pelaku), yang satu orang sudah diamankan, cuma yang dua orang ini, kita masih dalam pengejaran,” beber Sutowo. 

Kapolsek mengatakan, pengeroyokan itu diawali korban bersama rekannya dan tiga orang tersebut berkumpul di warung sembari menenggak tuak, milik Muhaimin alias Citut. Lokasi warung tuak tersebut di Jalan Kaligetas-Gunungpati, Desa Kaligetas, Jatibarang Kecamatan Mijen, Sabtu (27/4) sekitar pukul 13.45. 

”Indikasi awal tempatnya dekat jembatan, yang atasnya tempat penemuan mayat. Itu tempat itu kan digunakan sebagai minum minuman, jejaknya di situ,” terang Sutowo. 

Tidak berapa lama, terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku. Korban dikeroyok tiga orang pelaku hingga babak belur. Bahkan, Sutrisno alias Jhon Tris, pelaku yang telah diamankan, sempat mengeluarkan pisau dari pinggangnya. 

Kemudian, korban bersama saksi Tri Setiawan alias Wawan melarikan diri ke arah sungai di sebelah TKP. Hingga akhirnya, korban ditemukan tewas di aliran Sungai Siling (Tlogo), pada Minggu (28/4). 

”Kalau dari informasi awal, (pemicu) cuma lirik-lirikan. Tetapi ini masih dalam pendalaman,” ujar Sutowo. 

Sebelumnya, warga sekitar aliran Sungai Tlogo, Kecamatan Mijen digegerkan adanya temuan orang meninggal pada Minggu (28/4) pagi. Korban diketahui warga Bongsari, Kecamatan Semarang Barat.(mha) 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore