
Gelagar dan rangka Jembatan Jongbiru untuk sisi Desa Jongbiru sudah terpasang, Adapun pemasangan untuk sisi Jabon terhambat pilar yang belum selesai. (FOTO: WAHYU ADJI/JPRK)
JawaPos.com – Ditargetkan rampung pada Mei 2024 mendatang, penyelesaian proyek Jembatan Jongbiru yang jadi akses ke Bandara Internasional Dhoho Kediri agaknya sedikit terhambat.
Dilansir dari Radar Kediri JawaPos Grup, Sabtu (20/1), hambatan tersebut sepertinya bakal membuat proyek Jembatan Jongbiru mengalami kemoloran.
Penyebabnya adalah cuaca ekstrem yang membuat debit air Sungai Brantas naik selama beberapa minggu terakhir. Hal itu membuat penyelesaian proyek Jembatan Jongbiru terganggu.
Dampaknya, proyek jembatan untuk salah satu akses ke Bandara Dhoho yang ditargetkan selesai Mei nanti itu rawan molor, dan disebut-sebut bakal selesai Juni atau mundur satu bulan.
Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, yang mengatakan, kendala teknis jadi faktor utama penyelesaian proyek Jembatan Jongbiru molor.
“Targetnya kemungkinan molor di bulan Juni untuk penyelesaiannya,” kata Irwan.
Saat ditanyai secara detail terkait kendala teknis yang dimaksud, Irwan tak menampik jika hal tersebut yakni terkait dengan cuaca ekstrem selama beberpaa minggu terakhir.
Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi membuat debit air sungai Brantas meningkat. Karenanya, pemasangan tiang penyangga jembatan terhambat. Yakni, untuk sisi Jabon, Banyakan.
Hingga kemarin, Irwan menyebut pilar jembatan belum bisa terpasang karena debit air masih terus tinggi.
Meski hampir dipastikan molor, Irwan menegaskan rekanan masih terus berupaya agar pengerjaannya bisa selesai tepat waktu.
Salah satu indikatornya, setelah sempat libur lebaran, para pekerja mulai aktif kembali. Pantauan koran Radar Kediri ini kemarin, sejumlah truk pengangkut material telah terlihat hilir mudik mengangkut material tanah uruk.
Selain itu, sejumlah pekerja juga langsung menurunkan material tersebut di lokasi proyek.
Sementara itu, untuk pemasangan satu pilar di sisi Desa Jongbiru tidak ada masalah. Bahkan, gelagar untuk sisi Jongbiru dan separo rangka jembatan juga telah terpasang. Adapun sisi Jabon masih belum terpasang.
Idealnya, pemasangan gelagar dan rangka jembatan untuk sisi Jabon juga seharusnya sudah selesai.
Namun, gegara belum tuntasnya pemasangan pilar di sana, pemasarangan gelagar dan rangka jembatan pun belum bisa dilakukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022