
Sebuah rumah yang rusak akibat ledakan petasan di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan pada hari Sabtu (6/4) malam lalu./Aji Putra/Radar Magetan
JawaPos.com - Warga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan dikejutkan dengan suara ledakan yang berasal dari rumah warga pada hari Sabtu (6/4) malam hari.
Ledakan itu diketahui merupakan dampak dari pesta petasan yang dilakukan oleh sebagian remaja di sana.
Ironisnya, ledakan petasan yang terdengar keras itu ternyata mengakibatkan dua rumah rusak serta dua orang luka-luka di tangan dan kaki.
Petugas kepolisian dari Polres Magetan turun langsung usai kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sana. Hasilnya diketahui ada enam remaja yang membuat dan menyulut petasan di malam itu.
“Total ada enam remaja yang membuat dan menyulut ledakan petasan,” ujar Kasihumas Polres Magetan, Kompol Budi Kuncahyo seperti dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group).
Berdasarkan hasil pemeriksaan Satreskrim Polres Magetan, kegiatan pesta petasan di lokasi itu dimulai pada pukul 21.00 WIB.
Sementara ledakan petasan itu sendiri terjadi pada sekitar pukul 22.00 WIB. Para remaja itu pada mulanya sedang berkumpul untuk membuat sebanyak 36 petasan yang sebagian sudah terisi bubuk.
Namun nahas, di waktu itu juga ada seorang remaja lain yang menyalakan dan bermain petasan kretek di teras rumah warga bernama Lukman Ansori (41).
Remaja itu tidak sengaja melempar petasan yang dimainkannya ke arah tumpukan petasan yang telah terisi bubuk.
“Api kemudian menyambar petasan yang baru selesai dibuat, itulah yang menyebabkan terjadinya ledakan,” kata Kasihumas Polres Magetan itu.
Ledakan itu membuat rusak tiga kaca rumah, satu pintu, dan dua unit motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 17 petasan yang sudah terisi bubuk, serta sebanyak 19 petasan lainnya yang masih belum sempat diisi bubuk.
“Hasil olah TKP, petugas satreskrim juga mengamankan barang bukti berupa 17 petasan, dan 19 petasan lain yang belum terisi bubuk mercon,” tegasnya.
Sementara itu, seorang pedagang bakso tidak jauh dari lokasi kejadian bernama Dwi Nur Efendi juga memberikan kesaksiannya.
Menurutnya, kejadian itu bermula saat seorang remaja sedang bermain petasan. Bersamaan dengan itu, di depan pintu rumah ada seorang remaja yang juga sedang merakit petasan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
