Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 03.58 WIB

Sepanjang 100 Kilometer Jalan di Jateng Rusak akibat Banjir, Pemprov Targetkan Perbaikan Selesai H-7 Lebaran

Ilustrasi jalan rusak akibat genangan saat musim hujan. - Image

Ilustrasi jalan rusak akibat genangan saat musim hujan.

JawaPos.com–Bencana banjir dan tanah longsor beberapa waktu terakhir diperkirakan telah merusak jalan provinsi di Jawa Tengah sepanjang 100 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Hanung Triyono mengatakan, kerusakan jalan tersebut dominan terjadi di daerah timur Jawa Tengah. Seperti Demak, Kudus, dan Grobogan. Sebagian jalan saat ini masih tergenang banjir.

”Akan dilaksanakan perbaikan saat air mulai surut. Setelah surut kami akan laksanakan perbaikan dengan menambal lubang,” ucap Hanung Triyono seperti dilansir dari Antara.

Hanung menyebut, perbaikan jalan ditargetkan akan rampung pada H-7 Lebaran. Kerusakan jalan terbagi dalam beberapa spot, di antaranya Lingkar Purwodadi Grobogan, Jati-Klambu, dan Kudus-Margoyoso.

Perbaikan jalan, lanjut Hanung, akan dilakukan dengan pengaspalan atau penambalan jalan-jalan rusak dan berlubang. Selain perbaikan jalan rusak akibat bencana banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah juga akan melakukan perbaikan jalan di ruas lain di wilayah Jawa Tengah. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada para pemudik atau pengguna jalan saat Lebaran.

”Kami juga laksanakan pengerjaan overlay, ada sekitar 40 km yang tersebar di Jawa Tengah. Itu untuk kenyamanan para pengguna jalan saat mudik Lebaran,” tutur Hanung Triyono.

Sementara itu, untuk jalan nasional, seperti Pantura-Demak, Hanung mengatakan, tengah dilaksanakan perbaikan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIJ.

”Perbaikan Jalan Pantura itu sudah mulai, yang mengerjakan balai besar. Targetnya H-10 Lebaran,” ungkap Hanung Triyono.

Jalan nasional di wilayah Tanggulangin-Karanganyar (Demak) pun menjadi jalan yang teridentifikasi rusak parah dengan perkiraan panjang mencapai 5 km. Hanung mengingatkan para pengguna jalan untuk berhati-hati saat berkendara, terutama saat hujan.

”Jangan ngebut, apalagi saat hujan. Jalannya kan tertutup air, kami tidak tahu bawahnya itu ada lubang atau tidak. Tidak hanya jalan provinsi, jalan nasional, bahkan jalan kabupaten/kota pun juga seperti itu,” terang Hanung Triyono.

Sementara itu, Pejabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyebut akan menggelar rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian PUPR. Rapat tersebut membahas mengenai upaya dalam mengatasi masalah tanggul, perbaikan rumah warga dan jalan yang rusak, serta sanitasi.

”Saat ini sedang kami lakukan pendataan semua, termasuk jalan raya dan perumahan masyarakat. Pada saatnya segera akan kami koordinasikan untuk diperbaiki,” jelas Nana.

Lebih lanjut, Nana menegaskan, mengenai perbaikan jalan jelang pelaksanaan mudik yang semakin dekat. Apalagi, jalan-jalan utama, jalan nasional yang sangat dibutuhkan masyarakat.

”Apalagi sebentar lagi ada arus mudik dan arus balik Lebaran,” ucap Nana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore