Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 06.13 WIB

BMKG Sebut Intensitas Gempa di Bawean Menurun

Ilustrasi gempa bumi. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi gempa bumi. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Kepala BMKG Kelas II Pasuruan Rully Oktavia Hermawan mengatakan, gempa Bawean dengan magnitude 5,9 dan 6,5 pada 22 Maret menjadi bukti bahwa jalur sesar di Laut Jawa masih aktif.

Hingga kini, BMKG masih terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa di Bawean.

”Gempa di Bawean juga menjadi pengingat kita agar selalu waspada terhadap keberadaan sesar aktif dasar laut yang jalurnya dekat Pulau Bawean dengan penduduk. Karena gempa dapat terjadi dan berulang kapan saja,” tutur Rully kepada JawaPos.com.

Rully menyampaikan, wilayah Pulau Bawean dan sekitarnya berada pada zona suture yang mengindikasikan jejak keberadaan sesar-sesar utama yang berusia tua.

Hasil monitoring gempa Bawean oleh BMKG hingga Senin (25/3) pukul 14.00 tercatat sebanyak 269 kali gempa.

”Dengan frekuensi kejadian yang semakin jarang. Jika Jumat (22/3) dalam satu jam bisa mencapai 19 kali gempa, data terkini tunjukkan 1 jam hanya 1 gempa. Semoga kondisi segera stabil dan aman kembali,” terang Rully Oktavia Hermawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore