Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Maret 2024 | 00.50 WIB

Sebanyak 4 Ribu Warga di Mojokerto Terdampak Banjir, Pj Wali Kota Lakukan Upaya Ini untuk Penanggulangan

Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama Satlak PB Kota Mojokerto, BPBD Jatim, TNI/Polri serta sukarelawan meninjau lokasi banjir di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto./ - Image

Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama Satlak PB Kota Mojokerto, BPBD Jatim, TNI/Polri serta sukarelawan meninjau lokasi banjir di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto./

JawaPos.com – Banjir yang terjadi di Kota Mojokerto pada hari Rabu (6/3) pagi menyebabkan sebanyak 4.503 warga terdampak.

Meskipun mulai berangsur surut, hingga Rabu sore air masih terlihat menggenangi empat kelurahan di tiga kecamatan.

Moh.Ali Kuncoro selaku Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto turut meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir di wilayahnya, salah satunya di Kelurahan Meri.

Pj Wali Kota Mojokerto menyatakan bahwa pemicu terjadinya banjir disebabkan hujan lebat yang mengguyur wilayah kota dan daerah sekitarnya.

Hujan lebat yang mengguyur pada hari Selasa (5/3) malam hingga Rabu (6/3) dini hari mengakibatkan aliran air di Sungai Sadar meluap hingga menyebabkan banjir di beberapa titik.

“Sejumlah rumah warga terendam dan juga sejumlah fasilitas umum (fasum) seperti sekolah dan masjid juga ada yang terendam banjir,” ujar Pj Wali Kota Mojokerto itu seperti dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group).

Pihak Pemkot Mojokerto saat ini telah mengupayakan penanggulangan terhadap banjir yang terjadi yaitu dengan koordinasi antara Satkorlak Penanggulangan Bencana (PB) Kota Mojokerto bersama jajaran dari TNI, Polri, Sukarelawan.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat penanganan banjir.

“Kita sudah mengecek rumah pompa di lokasi-lokasi terdampak. Tapi supaya lebih maksimal nanti juga akan dibantu pompa air portable dari BPBD Provinsi Jatim agar genangan banjir segera surut,” ungkapnya.

Pemkot juga telah mendirikan posko penanganan banjir dan posko kesehatan di masing-masing titik lokasi yang terdampak.

Termasuk juga pendirian dapur umum secara gabungan oleh Dinsos P3A dan PMI Kota Mojokerto.

“Dapur umum untuk menyediakan nasi bungkus ke rumah-rumah warga yang terdampak,” kata dia.

Sementara itu, Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menambahkan terkait penanganan banjir itu pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder.

Dari laporan yang diterima, banjir berdampak pada semua kecamatan di Kota Mojokerto.

“Di tiga kecamatan ada semuanya yang terdampak banjir. Tepatnya di empat kelurahan dan tujuh lingkungan,” tuturnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore