Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Maret 2024 | 00.25 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Beras Premium Mahal dan Terbatas, Pedagang Pasar di Jombang Keluhkan Stok Mulai Sulit Dicari

Ilustrasi beras premium yang dijual pedagang di pasar tradisional. /Aditya Pradana Putra/Antara - Image

Ilustrasi beras premium yang dijual pedagang di pasar tradisional. /Aditya Pradana Putra/Antara

JawaPos.com – Sebentar lagi bulan Ramadhan akan segera datang, namun nampaknya belakangan ini, harga beras dengan kualitas premium atau jenis bramu di pasar tradisional di Kabupaten Jombang masih mahal.

Hal itu dikarenakan stok beras premium di lapak pedagang sudah sangat terbatas.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Pon Jombang bernama Iwan, 45, mengatakan bahwa sampai hari Selasa (5/3) kemarin, harga beras premium atau bramo masih belum mengalami penurunan.

“Beras jenis bramo itu belum ada penurunan harga, karena stok barang tidak ada,” ujar Iwan seperti dilansir dari Radar Jombang (JawaPos Group).

Menurutnya, tidak adanya stok beras premium itu disebabkan faktor cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi di Jombang.

Sehingga dengan adanya cuaca ekstrem itu, para petani tidak ada yang menanam padi jenis premium atau bramo.

“Belum ada panen, karena petani juga belum berani menanam bramo, karena cuaca tidak menentu. Beras bramo itu tanamannya tinggi, kalau kena angin kan otomatis gagal panen,” kata dia.

Ia menuturkan jika saat ini harga beras jenis premium di pedagang sendiri masih relatif mahal. Setiap kilogram beras premium dihargai sebesar Rp 16.500 hingga Rp 17.000.

“Kita beli di penggilingan Rp 15.800 per kilogram, dijual dengan harga Rp 16.500 dan tidak bisa naik lagi,” imbuhnya.

Iwan memprediksi bahwa harga beras premium tidak akan bisa turun lagi. Sebab, sebentar lagi sudah memasuki bulan suci Ramadhan.

“Kalau lihat situasi seperti sekarang ini, stok tidak ada, Insya Allah susah turunnya. Karena faktor panen yang sedikit, para petani tidak berani tanam padi banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait apakah stok beras premium ada di Pasar Pon Jombang atau tempatnya berdagang saat ini, Iwan mengatakan masih ada beberapa pedagang yang mempunyai stok beras kualitas premium tetapi jumlahnya sedikit.

Kondisi itu disebabkan distributor beras kesulitan membagi beras kepada para pedagang karena stok beras premium yang saat ini terbatas.

“Kadang itu datang satu ton, dibagi sekian orang di Pasar Pon. Jadi ya kadang kalau kita minta satu ton, dapatnya tiga kuintal. Ada yang minta lima kuintal dapatnya Cuma dua kuintal, dan harganya juga tinggi,” kata Iwan.

Hal senada juga diungkapkan pedagang beras lainnya yang bernama Sukarma, 50, ia menyebut bahwa beras dengan kualitas premium harganya masih mahal dan tembus di angka Rp 17.000 per kilogram.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore