
Ilustrasi DBD. Dok JawaPos
JawaPos.com - Penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sidoarjo terpantau terus mengalami peningkatan.
Pada bulan Februari kemarin, tercatat ada 19 kasus DBD. Sedangkan pada bulan Januari ada sembilan kasus.
Fenny Apridawati selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo pada hari Jumat (1/3) mengatakan untuk menekan angka penyebaran kasus DBD pihaknya sudah melakukan beberapa tindakan.
Salah satunya yaitu dengan melakukan pemantauan jentik secara berkala.
“Kami juga mendistribusikan larvasida dan insektisida ke seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Kami juga melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Sidoarjo (JawaPos Group).
Hasil dari PE itu nantinya jika dinyatakan positif maka pihak Dinkes bersama pihak terkait lainnya akan melakukan upaya fogging di wilayah yang dinyatakan berpotensi penyebaran DBD tersebut.
Senada dengan Fenny, Sub Koordinator Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), dr Yanto Lipu mengatakan bahwa indikator PE dinyatakan positif yaitu dengan memeriksa ada atau tidaknya jentik nyamuk di rumah maupun halaman dengan radius 100 meter.
Selain melakukan langkah itu, Dinkes Kabupaten Sidoarjo juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui langkah 3M Plus secara masif.
Langkah 3M itu adalah menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang punya potensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.
Sedangkan poin plus yang harus dilakukan oleh masyarakat demi mencegah penyebaran DBD ini antara lain:
1. menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk,
2. memeriksa tempat-tempat yang digunakan penampungan air,
3. memelihara ikan penangkal jentik,
4. menggunakan obat anti nyamuk,

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
