
Ilustrasi TKP dan garis polisi./(iStock/Prathaan)
JawaPos.com – Misteri kematian seorang mahasiswi asal Sleman yang ditemukan tewas di kos pria di Jogja masih terus diselidiki polisi.
Dilansir dari Radar Jogja (Jawa Pos grup), Rabu (28/2), hasil autopsi menunjukkan bahwa korban mengalami 11 luka akibat benda tajam di tubuhnya.
Polisi juga telah mengidentifikasi korban dan mencari keberadaan penyewa kos yang identitasnya sudah di tangan polisi.
Korban diketahui bernama FD (23), warga Tridadi, Sleman. Ia merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Jogja.
Ia dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (20/2/2024) setelah meninggalkan rumah tanpa kabar. Keluarga baru melaporkan kehilangan korban ke polisi pada Kamis (22/2/2024).
Kapolresta Jogja Kombes Pol Aditya Surya Dharma mengatakan, korban sempat menghubungi ibunya sebelum hilang dan mengatakan bahwa ia akan pergi ke kos temannya.
Korban juga membawa sepeda motor dan ponsel saat pergi. “Hasil olah TKP HP maupun kendaraan korban hilang kemungkinan dibawa pelaku,” ujarnya, Senin (26/2/2024). (Khairul Ma'arif)
Mayat korban ditemukan membusuk di dalam kamar kos pria di Jalan Krasak, Gondokusuman, tepatnya di selatan Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/2/2024) sekitar pukul 18.00 WIB.
Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan manajer kafe tempat bekerja penyewa kos yang bernama H.
H sudah tidak masuk kerja selama tiga hari tanpa izin. Manajer kafe kemudian menyuruh karyawan lain untuk mengecek keadaan H di kosnya.
Saat sampai di kos, karyawan tersebut melihat ada genangan darah yang sudah berbau busuk di bawah pintu kamar H.
Polisi yang datang ke lokasi menemukan mayat perempuan tanpa identitas di dalam kamar H. Mayat tersebut sudah dalam kondisi kaku dan mengeluarkan bau tidak sedap. Polisi juga menemukan ceceran darah di sekitar kos.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayat perempuan tersebut diduga menjadi korban pembunuhan. Polisi menemukan 11 luka di tubuh korban, baik itu luka tusuk, sayat, maupun memar dari benda tajam.
Luka sayat di leher korban diduga menjadi penyebab kematian karena memutus saluran pernapasan.
Polisi masih menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan H yang diduga sebagai pelaku.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
