
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan pers di Terminal Peti Kemas Surabaya, Kamis (2/8).
JawaPos.com - Pemerintah akan membatasi kuota impor minuman keras (miras). Salah satu pertimbangannya adalah tingkat produksi dalam negeri. Sehingga akan ada keseimbangan antara permintaan dan suplai barang.
Produksi miras dari produsen dalam negeri meningkat seiring dengan naiknya permintaan. Hal itu berdampak pada peningkataan penerimaan pajak negara menjadi Rp 5 triliun pada 2018.
"Saya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan hak negara sesuai aturan perundang-undangan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (2/8).
Selain kuota, pembatasan juga dilakukan terhadap izin impor yang diajukan pengusaha atau importir. Jadi yang boleh mengimpor miras hanya pengusaha yang kompeten. Dalam artian, pengusaha yang memiliki Nomer Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC).
Sri Mulyani berharap pengusaha yang memiliki NPPBKC dapat membayar semua jenis pajak yang dikenakan saat mengimpor miras. "Pengusaha yang kompeten dan membayar semua jenis pajak yang nantinya menjadi pemasukan negara. Yakni, Ppn, Pph pasal 22, dan bea masuknya," ulas Sri Mulyani.
Target lain dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) adalah menurunkan peredaran rokok ilegal sebesar 4 persen. "Saya minta Pak Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi bisa capai target ya," pinta Sri Mulyani.
Sebagai informasi, target penurunan angka peredaran rokok ilegal adalah bagian dari program Penertiban Cukai Beresiko Tinggi (PCBT). Penurunan peredaran rokok ilegal yang tercatat pada 2016 mencapai 12,14 persen.
Lalu kembali menurun menjadi 7,04 persen pada 2018. Angka penurunan itu juga berdampak pada peningkatan pendapatan negara yang memcapai Rp 1,5 triliun.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
