
Dinas PUTR Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan perbaikan sementara pada ruas jalan yang rusak di Gresik. (Radar Surabaya)
JawaPos.com – Intensitas hujan tinggi dan kurang optimalnya fungsi drainase menyebabkan sejumlah jalan protokol di Kabupaten Gresik mengalami kerusakan.
Salah satu jalan yang cukup parah mengalami kerusakan yakni, seperti yang terlihat di Jalan Mayjend Sungkono Gresik.
Jalan yang menjadi jalur alternatif warga Surabaya menuju Gresik maupun sebaliknya itu mengalami kerusakan yang cukup parah.
Mirisnya, saat kondisi kering, kerusakan jalan malah meninggalkan pasir dan kerikil yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Melihat strategisnya fungsi Jalan Mayjend Sungkono, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinas PUTR) bergerak cepat untuk melakukan perbaikan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Gresik, Eddy Pancoro mengakui bahwa penyebab rusaknya sejumlah jalan di Gresik diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi.
“Banyak genangan yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan karena aspal saat terkena air menjadi getas. Apalagi situasi lalu lintas yang padat mengakibatkan jalan mudah rusak,” jelas Eddy yang dikutip dari Radar Surabaya.
Dia mengatakan bahwa setelah menerima laporan dari Call Center Gresik Akas 112, pihaknya langsung melakukan survey.
Pada tahap awal, personil Bina Marga membuat inlet manual untuk saluran air, karena badan jalan yang lebih rendah dari drainase.
“Pada akhir pekan kemarin kami kerjakan penanganan darurat sepanjang 500 meter dengan lebar 7 meter,” kata Eddy.
Terkait langkah ke depan, pihaknya berencana untuk melakukan rekonstruksi dan pengaspalan. Namun, hal tersebut masih akan dihitung dan dipertimbangkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Hal serupa juga dikerjakan oleh Tim URC di wilayah Gresik Selatan, tepatnya di ruas Morowudi-Benjeng, Metatu-Balongpanggang, Balongpanggang-Mojopuro, Bringkang-Menganti, dan ruas Boboh-Benowo.
Di titik-titik tersebut, Tim URC melakukan pengerjaan perbaikan beberapa spot yang rusak akibat banjir.
“Untuk ruas jalan yang rusak akibat banjir di wilayah selatan saat ini sudah kita kerjakan. Pengerjaan ini kita targetkan segera selesai agar ruas jalan bisa kembali nyaman dan aman untuk mobilitas masyarakat,” ungkapnya.
Pengerjaan perbaikan jalan di tengah musim hujan tentu memiliki banyak tantangan, salah satu kendala yang dihadapi Dinas PUTR bersama Tim URC adalah intensitas hujan yang sangat tinggi, sehingga banyak titik yang tergenang dan waktu turunnya hujan yang sering tidak menentu.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
