Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 20.24 WIB

Pembayaran Tanah di Kelurahan Mojoroto Kediri Terus Dikebut, Progres Pengadaan Lahan Tol Kediri-Tulungagung Belum 50 Persen

Salah satu bidang tanah terdampak proyek Tol Kediri-Tulungagung.

 
JawaPos.com - Proses pengadaan tanah untuk proyek tol Kediri-Tulungagung, khusunya untuk akses menuju Bandara Dhoho terus dikebut dengan melakukan pembayaran lahan terdampak di Kelurahan/Kecamatan Mojoroto.
 
Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti mengatakan bahwa proses pembayaran di ruas Kota Kediri masih berlangsung di dua kelurahan di Kecamatan Mojoroto, yakni Kelurahan Mojoroto dan Gayam.
 
"Minggu ini kalau sudah ada validasi yang terbit, kami gas lagi. Pembayaran lagi di Kelurahan Mojoroto masih banyak," ujarnya seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Jumat (23/2).
 
 
Dirinya menegaskan bahwa setidaknya butuh waktu 2-3 hari untuk proses pengajuan pembayaran setelah validasi terbit. Pihaknya menargetkan pembayaran kembali dilanjutkan di kelurahan yang seluruhnya merupakan akses bandara.
 
Nanda, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa hingga pekan lalu progres pembayaran di Kota Kediri mencapai sekitar 26,30 persen. Artinya, pembayaran baru dilakukan di tiga kelurahan.
 
Dengan rincian, Kelurahan Mojoroto dengan progres pembayaran 69,05 persen. Ada 203 bidang senilai Rp 255 miliar yang telah dicairkan.
 
 
Kemudian di Kelurahan Gayam dengan progres 21,49 persen. Di sana ada 26 bidang terdampak senilai Rp 21,4 miliar yang sudah diserahkan ke pemilik tanah.
 
Selanjutnya di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota dengan progres 89,39 persen yang mencakup 59 bidang senilai Rp 78,9 miliar.
 
"Di Kelurahan Semampir semua tanah milik warga sudah 100 persen. Tinggal aset instansi. Kami masih menunggu permintaan—seperti dari pemkot dan kemenag—dalam bentuk apa ganti ruginya. Bangunan atau tanah pengganti," jelasnya.
 
 
Sebagai informasi, selain melanjutkan pengadaan tanah tahap I, panitia pengadaan tanah juga sedang mengebut progres untuk tahap II.
 
Proyek tambahan yang mencakup pelebaran di sepanjang trase tol tersebut menyasar seluruh bidang yang terdampak di tahap I, termasuk di antaranya empat kelurahan prioritas akses menuju Bandara Dhoho Kediri.
 
Sementara itu, terkait pengadaan tanah tahap II tersebut, menurut Nanda pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri.
 
 
Di mana terkait sosialisasi pemasangan patok batas bidang tanah tersebut akan dilakukan setelah pemasangan patok right of way (RoW) selesai dilakukan.
 
"Pemasangan patok RoW untuk akses bandara (di ruas Kota Kediri) sudah selesai. Sekarang lagi jalan ke selatan. Posisinya di Kecamatan Mojo," terangnya.
 
Setelah melakukan sosialisasi, Satgas A dari BPN akan turun untuk melakukan pengukuran. Sama seperti pada tahap I, pengukuran akan dilanjutkan dengan pemberkasan yuridis oleh Satgas B.
 
 
"Itu nanti (pemberkasan yuridis, Red) bersama-sama dengan dinas pertanian dan dinas permukiman untuk mengukur tanaman dan bangunannya," tandasnya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore