
SUDAH DIPATOK: Lahan di Kecamatan Mojo yang terdampak Tol Kediri-Tulungagung sudah dipasangi patok RoW. Dari sana tim pengadaan tanah akan melanjutkan pematokan hingga ke Tulungagung.
JawaPos.com - Meskipun pengadaan tanah tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) pada tahap I belum usai, minggu depan tim pengadaan tanah akan mulai pembebasan tanah tol pada tahap II.
Hal itu menyusul selesainya pemasangan patok right of way (RoW) pada minggu ini, sekaligus untuk mengejar konstruksi fisik akses menuju bandara yang jadi prioritas.
Sebagai informasi, penetapan kok (penlok) tahap II dilakukan karena adanya penambahan lahan di sepanjang trase tol Kediri-Tulungagung yang sudah diukur pada tahap I.
Tanah tambahan tersebut dibutuhkan karena adanya perubahan lokasi exit tol yang semula direncanakan di Jl Jaksa Agung Suprapto, kemudian dipindah ke Jl Suparjan Mangun Wijaya.
Panitia pengadaan tanah juga harus menambah luasan untuk tol karena ada kewajiban terkait clear zone. Di mana faktor safety di sisi kanan dan kiri tol harus dipenuhi agar fisik dari jalan bebas hambatan tersebut bisa direalisasikan.
Seperti dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Selasa (20/2), Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti menyatakan bahwa pelaksanaan penlok II tetap akan memprioritaskan akses menuju bandara.
Di antaranya di Kelurahan Mojoroto, Gayam, Bujel, dan Semampir untuk ruas Kota Kediri. Kemudian Desa Tiron dan Manyaran untuk ruas Kabupaten Kediri.
"Untuk Desa Tiron dan Manyaran Minggu kemarin sudah sosialisasi dan sudah dilakukan pemasangan patok bidang tanah untuk batas-batas bidang yang terkena. Kalau tidak ada halangan, Senin (19/2) mulai pengukuran. Satgas A dari BPN turun," ujarnya.
Apabila akses bandara di ruas Kabupaten Kediri sudah mulai dilakukan pengukuran, berbeda dengan ruas Kota Kediri. Di mana pihaknya baru akan memproses rencana sosialisasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN Kota Kediri).
"Kalau untuk pematokan RoW-nya di Kota Kediri sudah selesai semua. Baik yang akses bandara maupun di luar akses bandara," lanjutnya menvalidasi wilayah Kota Kediri yang sudah siap untuk dilaksanakan sosialisasi pemasangan patok bidang Penlok Tahap II.
Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung juga menambahkan bahwa sosialisasi pemasangan patok bidang tersebut penting untuk segera dilakukan, khususnya bagi kelurahan yang terdampak akses bandara.
"Mulai konstruksinya juga akan diprioritaskan untuk akses bandara. Jadi waktu konstruksi nanti kan juga dibutuhkan tanah-tanah tahap II ini," terang Nanda, sapaan akrabnya, sembari menyebut pihaknya menargetkan untuk secepatnya dilakukan pembayaran.
Sama seperti tahapan penlok I, setelah diadakannya sosialisasi pemasangan patok batas bidang terlaksana, pengukuran sudah bisa dilakukan.
Nantinya satgas A dari BPN akan turun ke lapangan untuk mengukur bidang-bidang yang terdampak.
"Setelah itu Satgas B turun. Yaitu tim dari BPN untuk pemberkasan yuridis. Nanti sama dari dinas pertanian dan dinas permukiman untuk mengukur tanaman dan bangunannya," sambung Nanda.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
