
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dok JawaPos
JawaPos.com–Hasil otopsi NDR, 16, dan NDB, 13, tak juga disampaikan ke pihak keluarga DAY, 41. NDR dan NDB merupakan korban tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10).
Tanpa ada hasil otopsi, keluarga DAY tak juga mengetahui apa penyebab berpulangnya dua suporter Arema yang masih remaja itu. DAY menduga, dua anaknya itu berpulang akibat paparan gas air mata yang kedaluwarsa.
”Kalau keluarga berharap hasilnya sesuai dengan fakta, artinya penyebab kematian, anak DAY dari fisik bukan lebam, tapi kulit menghitam dan keluar busa, keluar air kencing, kami curiga penyebabnya karena gas air mata yang kedaluwarsa,” kata pengacara keluarga korban, Imam Hidayat, Selasa (29/11).
Berdasar penuturan Imam, pemeriksaan otopsi dan patologi forensik NDR dan NDB sudah rampung. Namun hasilnya belum juga diterima pihak keluarga.
Imam Hidayat mengaku mendapat kabar soal hasil otopsi yang sudah selesai itu dari Ketua Perhimpunan Dokter Forensik (PDFI) Jawa Timur Nabil Bahasuan. ”Kata dokter Nabil itu (hasil otopsi) sudah selesai. Hari ini (29/11) selesai, tinggal di-print. Nanti dipersilakan penyidik yang mengambil. Karena otopsi, atas permintaan penyidik, artinya dikembalikan ke penyidik,” tutur Imam, Selasa (29/11).
Hasil otopsi itu seharusnya diumumkan polisi sebagai pihak yang berwenang dalam pengusutan kasus. Berdasar aturan KUHAP, polisi berhak mengumumkan hasil otopsi ke publik atau menutupinya dari masyarakat.
Meski demikian, Imam menyebut, keluarga DAY sangat ingin mengetahui apa penyebab berpulangnya NDR dan NDB. Namun hingga kini polisi tak juga memberikan kabar terkait hasil otopsi.
”Keluarga sih sangat ingin tahu hasilnya. Nanti setelah dilimpahkan ke penyidik, mungkin kami mengajukan permohonan untuk mendapatkan hasil otopsi itu,” ucap Imam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
