
RUSUH SUPORTER - Polisi melepaskan gas air mata saat terjadi kericuhan antara suporter Persebaya dan suporter Persija di Stadion Sultan Agung, Bantul, belum lama ini.
JawaPos.com – Jajaran Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memastikan akan menangkap sebanyak-banyaknya pelaku yang terlibat dalam kasus kerusuhan suporter pada laga derby sepak bola di Stadion Sultan Agung Bantul.
Sejauh ini, penyidik masih mengembangkan dan mendalami kasus yang telah menewaskan seorang suporter tersebut. "Masih ada pengejaran. Pokoknya kami ambil (tangkap) sebanyak-banyaknya. Kami kembangkan sesuai penyidikan," kata Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto, ditemui di kantornya, Rabu (1/8).
Perkembangan saat ini, kepolisian telah menangkap 4 tersangka baru pada Rabu (1/8) dini. Dengan penambahan itu, total jumlah yang telah ditetapkan sebagai tersangka ada 6 orang. "Siang ini ada 4, total jadi 6," katanya.
Keempat tersangka baru itu atas inisial MTS, 21, warga asal Kudusan, RT 4, Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Kemudian RA, 22, dari Dusun Mutihan, RT 3/17, Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan.
Selanjutnya, atas inisial FDK, 22, warga Cokroyudan, RT 40/9, Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kota Jogjakarta. Serta HAT, 22, dari Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Jogjakarta.
Untuk 2 tersangka sebelumnya, yaitu LGF, 21, warga asal Bangunharjo, Sewon, Bantul. Serta inisial WTP, 19, asal Banguntapan, Bantul. "Mereka itu pelaku utama yang melakukan pengeroyokan. Kalau berkas perkara dijadikan satu atau dipisah, nanti menunggu hasil penyidikan," ucapnya.
Para pelaku juga tak disebutnya dari kelompok suporter mana. Apakah pendukung dari PSIM Jogjakarta atau PSS Sleman. "Tidak tahu biru, hijau atau kuning yang jelas suporter sepak bola," ucapnya.
Untuk diketahui sebelumnya, kerusuhan terjadi usai laga PSIM menjamu PSS Sleman pada Kamis (26/7). Mengakibatkan seorang tewas atas nama Muhammad Iqbal Setyawan, 16 warga Dusun Balong, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.
Ia dikeroyok di sisi timur Stadion Sultan Agung Bantul usai menonton pertandingan. Dari hasil visum diketahui, Iqbal mengalami luka di kepala dan patah leher.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
