
bus tayo (tangerangkota.go.id)
JawaPos.com – Bus 'Tayo' dan 'Si Benteng' merupakan salah satu inovasi transportasi umum yang dikenalkan dan dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Dilansir dari tangerangkota.go.id, Sabtu (17/2), nama Bus Tayo yang terdengar unik ini diketahui merupakan kependekkan dari Tangerang Ayo (Tayo). Bus Tayo sudah beroperasi sejak tahun 2019 lalu.
Sementara itu, satu transportasi umum lainnya bernama angkutan Si Benteng juga tak kalah unik dengan bus Tayo.
Si Benteng ini baru diperkenalkan pemprov dua tahun setelah bus Tayo beroperasi, yakni pada Januari 2021.
Bukan hanya namanya yang unik, dua transportasi umum di Kota Tangerang ini kian digemari masyarakat lokal lantaran tarifnya yang sangat murah dan ekonomis.
Yakni hanya Rp2 ribu saja per penumpangnya. Tarif itu bersifat flat, jarak jauh maupun dekat tetap sama. Ditambah lagi, masyarakat sudah dapat menikmati fasilitas transportasi yang dilengkapi AC.
Kehadiran dua transportasi ini menjadi dorongan sendiri bagi masyarakat agar perlahan - lahan bisa beralih ke transportasi publik.
Selain itu, adanya bus Tayo dan angkutan Si Benteng ini juga dapat mengurangi kemacetan di Kota Tangerang.
Diketahui, bus Tayo sendiri memiliki total empat koridor. Koridor satu rute Poris Plawad-Gor Jatiuwung-Jatake, dan koridor dua rute Poris Plawad-Cibodas.
Lalu, koridor tiga rute Ciledug-Tangcity dan koridor empat ialah rute Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta. Masing-masing koridor tersedia 10 armada.
Sementara itu, angkutan Si Benteng memiliki 80 armada dengan sembilan rute. Diantaranya, rute Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR gandasari.
Kemudian, ada rute Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng dan terbaru Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.
Deni Pamungkas, salah seorang pengguna bus Tayo, mengaku bahwa hadirnya bus Tayo membuatnya segera memutuskan untuk beralih menggunakan transportasi umum.
“Saya sangat merasakan sekali manfaat adanya bus Taro ini, karena fasilitasnya yang nyaman, serta biaya ongkosnya pun sangat murah. Membuat saya senang setiap hari pergi bekerja menggunakan bus Tayo. Apalagi apabila kondisi badan sedang lelah, saya tak khawatir harus berkendara,” ucapnya.
Ditempat berbeda, Rukayah, warga Kecamatan Karawaci, mengungkapkan, kini dirinya tak khawatir lagi saat akan menggunakan transportasi umum.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
