
PENELUSURAN: Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban di Dam Pudak Sari, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, dengan satu unit perahu karet, Minggu (11/2). (Martda Vadetya/JPRM)
JawaPos.com - Kemarin (11/2), tim Basarnas gabungan terus melakukan pencarian tubuh Ari Budi Yuwono yang hanyut saat air bah datang di sungai kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Kendati radius pencarian pada hari kedua diperluas tubuh korban kecelakaan air di kali banyak, Dusun Watutumang, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet belum ditemukan.
Dilansir dari Radar Mojokerto pada Senin (12/2), Koordinator Lapangan Basarnas Surabaya, Ainul Makhdin menerangkan pihaknya dilibatkan dalam operasi SAR di hari kedua.
Total, tercatat sekitar 50 personel gabungan dari Basarnas Surabaya, BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI/Polri dan Potensi SAR Se-Mojokerto dikerahkan dalam pencarian.
"Hari ini kita bagi menjadi 4 search and rescue. 3 SRU air dan 1 SRU darat," jelasnya kepada Radar Mojokerto.
Disamping menambah personel, radius pencarian turut diperluas. Operasi SAR dilakukan hingga radius 5 kilometer dari korban terseret air bah. Yang sebelumnya oleh petugas gabungan, pencarian dilakukan dalam radius 1 kilometer.
"Kita maksimalkan sampai radius 5 km. Kita telusuri ke aliran sungai kecil dulu, radius ini belum sampai ke Sungai Brantas," ujarnya
Ainul juga mengatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian secara manual. Satu perahu karet dikerahkan hanya untuk menyusuri aliran Dam Pundak Sari, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal yang masuk wilayah Hilir.
Menurutnya kondisi sungai berjeram dan arus air yang relatif deras menjadi kendala tersendiri bagi tim SAR gabungan.
Pihaknya turut menyiagakan personel di wilayah hulu untuk memantau perkembangan cuaca dan debit air aliran sungai.
Hari kedua pencarian ini, tim SAR gabungan turut menindak lanjuti laporan adanya penemuan mayat mengambang di aliran Kali Porong, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Kronologinya saat sedang asyik bermain air tiba-tiba hujan mengguyur hingga membuat debit air di anak kali kromong tersebut mendadak meningkat drastis.
Sedangkan Budi dan Ririn yang ada di barisan paling belakang gagal selamat dari terjangan air bah. Sekitar dua jam pasca kejadian, tubuh Ririn ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di Kali Tunggul Moro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal.
Derasnya arus membuat jasad korban terseret arus hingga 12 km dari lokasi. Oleh petugas jasad Ririn dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
