Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2024 | 13.25 WIB

Korban Bus Rombongan Hanura Tol Ngawi, 3 Meninggal Dunia, 28 Luka-luka

Rombongan Satgas Hanura kecelakaan di Jalan Tol Solo - Ngawi pukul 07.05 Minggu pagi (4/2)./(ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI) - Image

Rombongan Satgas Hanura kecelakaan di Jalan Tol Solo - Ngawi pukul 07.05 Minggu pagi (4/2)./(ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

JawaPos.com - Kejadian naas menimpa satuan tugas (Satgas) pengamanan Partai Hanura mengalami kecelakaan di Jalan Tol Solo - Ngawi (JSN) kilometer 554, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, pada pukul 07.05 pagi, Minggu (4/2).

Dilansir dari Radar Ngawi (JawaPos Grup) Selasa (6/2), kecelakaan tersebut terjadi setelah rombongan satgas menghadiri kampanye akbar pasangan capres-cawapres 03 Ganjar Pranowo - Mahfud MD di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu lalu (3/2).

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Ipda Yudhi Irawan, rombongan bus Pariwisata Trans Jaya bernopol W 7801 UO, yang membawa satgas Hanura, melaju dari barat ke timur.

Kecelakaan ini diduga merupakan kelalaian saat menyalip kendaraan roda enam di jalur lambat menyebabkan bus oleng ke kanan.

Akibat kecelakaan tersebut, bus menabrak median tengah jalan tol, terpental ke kiri, terguling, dan menabrak pembatas jalan.

"Sempat terguling dan terseret, baru berhenti setelah menabrak gadril pembatas jalan," ucapnya.

Kecelakaan ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia, termasuk sopir bus Chatur Pancoro (46) warga Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, serta dua penumpang, Aditya (29) warga Desa Cungkup, Kecamatan Pucuk, Lamongan, dan Hadi Umar Farouq (20) warga asal Kecamatan Jetis, Mojokerto.

Sementara 28 orang lainnya mengalami luka, di mana 24 masih dirawat di RS Widodo Ngawi, dan empat lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit di Sragen.

Wakapolres Ngawi Kompol Achmad Robial menjelaskan rombongan satgas Hanura pulang dari acara kampanye akbar di GBK Jakarta pada Sabtu lalu, dan total penumpang bus berjumlah 54, termasuk sopir dan kernet.

Ia juga menyatakan bahwa dua penumpang meninggal dunia di tempat, sementara sopir meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Dua penumpang meninggal dunia di tempat, sementara sopir meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit," ungkapnya.

Selain itu, 24 orang masih dirawat di RS Widodo Ngawi, dan empat lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit di Sragen.

Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan ini.

Rombongan satgas Hanura diduga mengalami kecelakaan akibat oleng saat menyalip kendaraan di jalur lambat, yang menyebabkan terguling dan menabrak pembatas jalan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore