
Evakuasi wisatawan di Tumpak Sewu pada Rabu (31/1).
JawaPos.com–Objek wisata air terjun Tumpak Sewu di Lumajang pada Rabu (31/1) sore diterpa banjir lahar dingin. Pemkab Lumajang memastikan wisata Air Terjung Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, itu tetap dibuka untuk wisatawan, tapi ada catatan khusus.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Yuli Harismawati memastikan, keamanan wisatawan menjadi prioritas utama. Untuk lokasi wisata, tetap dibuka pasca banjir lahar dingin. Namun, ada catatan khusus yang diberikan Pemkab Lumajang. Apa itu?
”Tetap buka wisatanya. Kemarin, kami sudah memberikan surat imbauan kepada kepala desa dan pengelola Tumpak Sewu, kalau kondisi cuaca mendung atau terlihat akan hujan, wisatawan dilarang turun ke dasar sungai,” jelas Yuli saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Yuli menyampaikan, kondisi wisata Tumpak Sewu sudah kembali normal. Kendati demikian, dia meminta agar wisatawan tetap memperhatikan rambu-rambu dari pengelola wisata.
Dari insiden pada akhir Januari itu, Yuli menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam banjir lahar dingin di Tumpak Sewu. Meskipun, ada beberapa wisatawan yang sempat mengalami kendala.
”Kalau SOP kita memang tidak boleh turun di atas jam 3 sore (15.00 WIB). Saat itu mereka turun jam 14.00 WIB, cuaca juga cerah. Sepertinya hujan di Malang,” imbuh Yuli.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
