
Bandara Dhoho Kediri Mendapat Banyak Permohonan Izin Operasi Dari Berbagai Perusahaan Transportasi./Radar Kediri
JawaPos.com – Hingga kini, kapan beroperasinya Bandara Dhoho belum diketahui. Akan tetapi, sudah banyak pengusaha transportasi yang berlomba-lomba mengajukan izin.
Supaya mereka bisa mengoperasikan armada mereka dengan tujuan bandara yang terletak di wilayah Kediri bagian barat tersebut.
Sekiranya terdapat sejumlah jenis transportasi yang bakal beroperasi. Mulai dari bus, taksi, taksi online, dan rent car.
Diketahui dari sejumlah perusahaan yang mengajukan izin. Mulai dari kelompok bus, taksi, dan Asosiasi Pengusaha Rent-Car Daerah (Asperda) Jatim.
Namun, yang sudah mengantongi izin masih dari kelompok bus. Yakni, perusahaan PO Damri dan PO Harapan Jaya.
“Total akan ada empat jenis transportasi yang beroperasi di bandara,” tutur Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari pada Selasa (30/1) kemarin. Dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group).
Soal pengoperasian, Damri akan mengerahkan empat armada dengan melayani dua rute.
Pertama, trayek Bandara Dhoho ke Terminal Pare. Lalu, trayek Bandara Dhoho ke Terminal Gayatri Tulungagung.
Sedangkan, PO Harapan Jaya akan mengerahkan sepuluh armada. Yang menawarkan hingga tiga rute perjalanan. Dari bandara ke Terminal Pare, bandara ke Terminal Gayatri, dan bandara ke Terminal Anjuk Ladang Nganjuk.
Bahkan, dua perusahaan itu diketahui sudah siap beroperasi. Karena sudah melaksanakan simulasi atau uji coba.
“Mereka juga sudah melakukan simulasi. Dan semuanya berlangsung lancar,” jelas Yudha.
Sementara itu, PT Blue Bird Tbk masih menjadi satu-satunya taksi konvensional yang mengajukan izin beroperasi.
Perusahaan taksi biru yang dikenal bernama Bluebird itu dikabarkan segera beroperasi mulai Kamis (1/2) besok. Walaupun sebetulnya dari segi perizinan urung lengkap.
Bluebird memang mendapat hak Istimewa. Meski pengurusan dan kelengkapan persyaratan perizinan masih terus berlangsung, taksi tersebut sudah diizinkan beroperasi.
“Karena itu memang permintaan langsung dari (PT) Angkasa Pura I,” ungkap Yudha.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
