KPU Kabupaten Sleman memberikan konfirmasinya terkait konsumsi calon anggota KPPS/ sumber: Radar Jogja
Jawapos.com - Usai beredarnya unggahan yang menunjukkan snack atau konsumsi pelantikan petugas KPPS di Kabupaten Sleman yang dinilai tak layak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman buka suara dan meminta maaf atas kejadian tak menyenangkan tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi pun memberikan konfirmasinya dan menjelaskan mengenai anggaran konsumsi yang sebenarnya terjadi.
Menurut keterangannya, anggaran konsumsi per calon anggota KPPS dalam pelantikan adalah Rp 15 ribu.
Namun, pihak vendor malah melakukan pen-sub-an tanpa sepengetahuan KPU Sleman.
Akibatnya, anggaran konsumsi yang semula Rp 15 ribu tersebut, harus terealisasi hanya Rp 2.500.
“Tetapi penyajiannya yang diakui vendor adalah Rp 2.500,” ucap Ahmad dalam pers rilis seperti dikutip Radar Jogja.
Lebih lanjut, Ahmad mengatakan pihak vendor beralasan jika tidak di-sub-kan, maka konsumsi yang dibagikan tidak akan cukup untuk calon anggota KPPS yang berjumlah 24.199 orang.
Padahal, pada momen sebelumnya, pihak vendor telah menyanggupi spesifikasi konsumsi yang telah diajukan KPU Sleman.
Menurut Ahmad, pihaknya juga sudah mengingatkan vendor akan kemungkinan permasalahan melayani jumlah calon anggota KPPS yang tidak sedikit tersebut.
“Sehingga yang tersaji tidak pantas,” lanjutnya.
Pasca kejadian tersebut, KPU Kabupaten Sleman pun melakukan pemanggilan pada pihak vendor untuk menjelaskan secara rinci mengenai peristiwa yang terjadi di hadapan sekretariat PPS.
Selain itu, KPU Kabupaten Sleman juga memberikan sanksi tegas berupa pemutusan kontrak dengan pihak pelayanan catering tersebut.
“Tidak akan menggunakan jasa yang bersangkutan lagi di kemudian hari,” pungkas Ahmad.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
