
Photo
JawaPos.com- Momen Hari Anak Nasional (HAN), dimanfaatkan sejumlah perwakilan pelajar bersama Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur untuk beraudiensi dengan DPRD Jawa Timur, Senin (25/7). Kesempatan itupun sekaligus dijadikan anggota legislatif untuk menampung aspirasi dari kalangan anak-anak muda.
Pelajar yang ditunjuk untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat adalah Aeshnina Azzahra, siswi kelas X Madrasah Aliyah (MA) Bilingual Al Amanah, Pesantren Al Amanah, Junwangi, Krian, Sidoarjo. Nina, sapaan akrabnya, pun membacakan isi suratnya di hadapan anggota DPRD Jawa Timur.
“Dulu saya bermain di sungai yang bersih, masa-masa yang indah dan bahagia di hidup saya. Namun sekarang, sungai saya dikotori sampah plastik dan popok yang dibuang masyarakat, mencemari sumber air dan sumber pangan kita dengan jutaan partikel mikroplastik,” ujarnya.
Sampah yang mencemari itupun membuat anak-anak kini tidak bisa lagi bermain di sungai. Bahkan, menjadi ancaman karena dijadikan sebagai sumber air minum. ’’Plastik terbuat dari minyak bumi dan bahan kimia beracun, dapat mengganggu system hormon, gangguan fungsi otak, dan bisa menyebabkan kanker,” ungkapnya.
Nina dan anak-anak lain tidak ingin pencemaran di sungai semakin parah. Mereka membutuhkan sungai yang bersih sebagai sumber air dan sumber pangan. Terlebih, anak-anak menjadi kelompok yang rentan mengalami dampak kesehatan. ‘’Kami harus menanggung dampak pencemaran plastik dan sejenisnya di sungai-sungai yang dihasilkan generasi kini,’’ ujar Nina.
Dia pun menaruh harapan besar agar semua pihak dapat menurunkan jumlah sampah plastik sekali pakai. Masyarakat harus membiasakan diri untuk peduli terhadap lingkungan. Tidak membuang sampah sembarangan dan membakar sampah plastik untuk mencegah pencemaran lebih parah.
’’Butuh komitmen mulai dari tingkat pemerintah desa ke atas. Misalnya, menyediakan layanan sistem pengumpulan sampah terpilah dan rumah kompos, untuk mengolah sampah secara mandiri di desa masing-masing,” ujar Nina.
Di sisi lain, butuh ketegasan dan pengawasan kebersihan sungai seperti adanya polisi patroli. Tujuannya, menertibkan perilaku masyarakat yang membuang sampah ke sungai dengan menerapkan sanksi hukum tegas.
Selain itu, Nina juga berharap agar DPRD Jatim mendorong penyediaan taman bermain dan rumah literasi untuk mengedukasi anak-anak tentang bahaya plastik sekali pakai. Dewan juga mesti membuat peraturan daerah yang melarang setidaknya enam jenis sampah plastik. Yakni, kresek, styrofoam, sachet, popok dan pembalut sekali pakai, sedotan, serta botol plastik.
Aturan itu berlaku juga di sekolah-sekolah. Misalnya, mewajibkan kantin sekolah di Jatim untuk menyetop penggunaan kemasan plastik. Lalu, juga menerapkan aturan bahwa semua kegiatan dan pertemuan di lingkungan pemerintahan dan pendidikan untuk menyediakan konsumsi dan perlengkapan yang bebas dari plastik sekali pakai.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Putri Lestari memberikan apresiasi terhadap aspirasi dan harapan anak-anak muda atau kalangan generasi milenial tersebut. ‘’Kami sebagai wakil rakyat, wakil anak-anak di Jawa Timur akan menindaklanjuti dan kami komunikasikan dengan pemerintah khususnya dengan OPD,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
