
Polisi dihalangi masuk ke Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang. Riza/Radar Jombang/JawaPos
JawaPos.com–Sebanyak 60 orang diamankan di Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang pada Kamis (7/7). Mereka diamankan karena menghalang-halangi polisi masuk dan membongkar persembunyian MSAT.
MSAT merupakan terduga pelaku kekerasan seksual pada santri di pondok tersebut. Dia putra dari Kiai Muchtar Mu'thi, pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyah.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto mengatakan, puluhan orang itu mengepung gerbang Ponpes Shiddiqiyah saat polisi akan masuk. Karena itu, polisi sempat memberi waktu untuk menyingkir.
”Tadi mereka bilang mau berdoa dan zikir. Polisi kasih waktu 1 jam,” kata Dirmanto di lokasi.
Usai diberi waktu 1 jam, ternyata kelompok itu tak juga membubarkan diri. Karena itu polisi langsung masuk. Sempat terjadi aksi saling dorong dan bentrok.
”Ternyata usai 1 jam belum mau jadi kami paksa dengan mendorong,” ujar Dirmanto.
Polisi akhirnya masuk ke lingkungan ponpes. Polisi masih melakukan penyisiran untuk mencari MSAT yang sedang bersembunyi di ponpes seluas 5 hektare itu.
”Akhirnya kita masuk dan sekarang lagi pencarian di lingkungan pondok,” terang Dirmanto.
Puluhan orang itu, kata Dirmanto, bukan hanya terdiri atas santriwan dan santriwati. Namun juga relawan dari luar daerah yang mengaku berniat untuk melindungi MSAT.
”Kami akan periksa dan cek satu per satu apakah mereka santri atau relawan. Kalau relawan akan dibawa ke Polres Jombang,” ucap Dirmanto.
Sebelumnya, MSAT merupakan terduga pelaku kekerasan dan pelecehan seksual pada santri di lingkungan pondok tersebut. Kasus MSAT telah ditangani Polda Jatim sejak 3 tahun lalu.
Namun, MSAT tak juga diadili karena selama 3 tahun terakhir, dia masih bersembunyi. Penangkapan hari ini (7/7) merupakan yang ketiga kalinya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
