
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono.
JawaPos.com- Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Panut Mulyono meminta agar mahasiswanya yang berasal dari daerah terdampak gempa tidak perlu khawatir dengan masalah perkuliahan. Pihaknya siap memberi keringanan biaya Uang Kuliah Pokok (UKP), setidaknya untuk 1,5 semester ke depan.
"Sudah saya buat formulasi kebijakannya, tinggal diformalkan saja ke dekan-dekan. Tidak selamanya memang, sampai recovery sudah selesai akan kami evaluasi lagi," terang Panut, Jumat (5/10).
Semester depan akan dimulai pada Februari 2019. Namun untuk pembayaran dilakukan pada Desember 2018 atau Januari 2019. "Untuk semester ini kan sudah dibayarkan. Tapi kalau mau diambil setengahnya atau berapa akan dipertimbangkan," ucapnya.
Mahasiswa yang berasal dari Lombok, maupun Palu atau Donggala dan Sigi ada sekitar 100 orang. Mereka akan dikumpulkan dan dievaluasi pada Senin mendatang (8/10). "Kuliah anda Insya Allah aman, jangan terlalu bersedih dan putus asa. Sedangkan formulasi kebijakan sudah ada, tinggal saya formalkan," tambah Panut.
Tak hanya memberi keringanan bagi mahasiswanya saja, namun formula kebijakannya juga nanti akan membuat sistem perkuliahan Sit In kepada mahasiswa dari Universitas Tadulako (Untad) Palu. Mereka yang berminat diperbolehkan ikut kuliah hingga ujian di UGM.
Teknisnya mahasiswa yang bersangkutan daftar lapor ke dekan atau rektor. Kemudian akan disampaikan ke ketua departemen dan kaprodi akan ada mahasiswa dari Untad akan ikut kuliah.
"Biayanya nol. Kalau mau ikut kuliah di sini (UGM) dipersilakan, nanti akan dicatat di direktorat pendidikan tinggi. Ujian pun kami akan nilai, tapi terserah hasil nilainya mau digunakan apa tidak. Kemarin koordinasi dengan rektor dari sana (Untad), nilai ujiannya dari Untad," katanya.
Sistem Sit In ini juga tak selamanya diberikan. Setelah perkuliahan di Untad selesai recovery dan normal kembali, maka akan dievaluasinya. "Beberapa dosen yang punya kos-kosan juga berminat untuk membantu. Disediakan tempat untuk tinggal," ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
