Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juni 2022 | 04.15 WIB

Upacara Ngerebong Dilaksanakan dengan Pengamanan Polisi dan Pecalang

Pelaksanaan tradisi Ngerebong di Desa Kesiman dengan pengamanan pecalang dan polisi di Denpasar, Minggu (26/6). Ni Putu Putri Muliantari/Antara - Image

Pelaksanaan tradisi Ngerebong di Desa Kesiman dengan pengamanan pecalang dan polisi di Denpasar, Minggu (26/6). Ni Putu Putri Muliantari/Antara

JawaPos.com–Tradisi Ngerebong atau upacara keagamaan enam bulan sekali di Desa Adat Kesiman, Denpasar, Bali, kembali digelar, Minggu (26/6). Upacara digelar dengan bantuan pengamanan polisi dan pecalang.

”Kami melibatkan hampir 250 pecalang desa yang dibantu pecalang banjar (dusun) untuk berjaga di jalan membantu pihak kepolisian dan dinas perhubungan,” kata Bendesa Adat Kesiman I Ketut Wisna seperti dilansir dari Antara di Denpasar.

Wisna menjelaskan, upacara Ngerebong merupakan tradisi yang diakui kementerian kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda. Tradisi itu diikuti seluruh masyarakat di Desa Kesiman, sehingga memerlukan atensi dalam hal pengamanan.

Bendesa adat mengatakan Polda Bali telah memberikan atensi. Sejumlah anggota Polsek Denpasar Timur diturunkan untuk melakukan pengamanan khususnya di jalan utama.

”Dalam rangka upacara Ngerebong ini, mengingat umat cukup padat sehingga lalu lintas terpaksa kami alihkan dengan rekayasa lalu lintas,” ujar Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nengah Sudiarta, Minggu (26/6).

Sudiarta menuturkan, untuk kegiatan itu dilakukan penutupan jalan WR Supratman hingga acara berakhir. Ramainya kedatangan umat Hindu, tidak memungkinkan jika tidak dilakukan penutupan jalan.

Sekitar 20 personel polisi dikerahkan untuk pengamanan lalu lintas dan unit tertutup. Sedangkan pecalang melakukan pengamanan di setiap titik lokasi upacara termasuk di dalam Pura Petilan.

”Kita selalu bekerja sama dengan pecalang dan Sipandu Beradat dalam pengamanan baik di jalur lalu lintas maupun di lokasi upacara,” tutur Sudiarta.

Terkait kepadatan pengunjung, Sudiarta mengaku, pihaknya terus memberi imbauan melalui pecalang maupun aparat desa adat untuk menjaga protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 masih perlu diwaspadai meskipun kasus menurun.

Upacara Ngerebong telah berlangsung turun temurun bagi warga Desa Kesiman. Dalam pelaksanaannya, dipercayai para dewa sedang turun berkumpul, kemudian masyarakat mengarak barong di tengah Pura Petilan sebanyak tiga putaran dan diikuti upacara lain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore