Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Januari 2024 | 05.24 WIB

Bertemu 15 Ribu Muslimat di Surabaya, Atikoh dan Nyai Munjidah Doakan Bangsa

belasan ribu kader perempuan NU lakukan istighosah bersama Siti Atikoh Ganjar dan Nyai Munjidah Wahab, Jumat (19/1). - Image

belasan ribu kader perempuan NU lakukan istighosah bersama Siti Atikoh Ganjar dan Nyai Munjidah Wahab, Jumat (19/1).

JawaPos.com–Menjelang puncak harlah Muslimat Nahdlatul Ulama di Jakarta, belasan ribu kader perempuan NU lakukan istighosah bersama Siti Atikoh Ganjar dan Nyai Munjidah Wahab, Jumat (19/1), di Jatim Expo Surabaya. Belasan ribu kader perempuan Nahdlatul Ulama yang juga kader Muslimat itu datang sejak pukul 08.00 hingga acara selesai pada 10.00 WIB.

Para kader Muslimat NU itu datang untuk melakukan istighosah dan berdoa bersama guna kemenangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Tak hanya itu, mereka datang untuk merayakan harlah Muslimat Nahdlatul Ulama yang juga diselenggarakan di Jakarta.

Dalam acara istighosah itu, Atikoh berbicara mengenai kebangsaan yang harus dirawat dengan baik. Acara itu bukan murni tandingan acara PP Muslimat di Jakarta, namun acara istighosah rutin yang acap kali dilakukan TPN Ganjar-Mahfud.

”Tidak ada kaitannya, karena sebetulnya kami keliling ke mana-mana. Ini baru pulang dari Manado dan langsung ke Surabaya karena sudah terjadwal cukup lama, dan istighosah yang dilakukan di setiap tempat ada. Bukan hanya untuk Ganjar-Mahfud semata tapi juga untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia,” kata Siti Atiqoh pasca acara.

Sementara itu, inisiator acara Istighosah Akbar, Luki Hermawan mengaku mendapat banyak permintaan dari kader perempuan NU di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk mengadakan istighotsah. Karena itu dia akhirnya menyelenggarakan acara dengan mengundang Siti Atiqoh dan Nyai Munjidah Wahab.

Ketika ditanya mengenai tandingan, Luki menepis isu tersebut. Sebab, dirinya juga memberangkatkan 10 bus ke Jakarta untuk hadir di Gelora Bung Karno. Tiga bus berangkat pagi, 7 lainnya pasca acara Istighosah di Surabaya.

”Ini karena permintaan beliau-beliau ini. Mereka terlalu jauh kalau ke Jakarta karena masalah waktu, kesehatan, usia, bahkan cuaca. Jadi akhirnya minta ada acara di Surabaya. Tapi tenang, tetap ada yang pingin berangkat. Saya juga berangkatkan para Muslimat NU tersebut naik bus ke Jakarta,” kata Luki yang juga Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore