
Ilustrasi pembangunan Tol Kediri-Kertosono.
JawaPos.com–Proyek Strategis Nasional Tol Kediri-Kertosono tidak berjalan sesuai jadwal. Mulanya proyek tersebut dilakukan pada Februari, namun terancam mengalami penundaan.
Hambatan proyek Tol Kediri-Kertosono adalah pembebasan lahan yang tak kunjung selesai dari pihak Jasa Marga dan pemerintah yang harusnya selesai pada Januari.
”Hingga saat ini belum ada tanggal pasti pembangunan fisik, karena pembebasan lahan yang belum selesai,” ujar General Manager Teknik dan Operasional PT Jasa Marga wilayah Ngawi Kertosono Kediri Eko Budi Siswandi kepada Radar Kediri (JawaPos Group) dilansir pada Jumat (19/1).
Lebih jauh Eko mengungkapkan, pejabat pembuat komitmen pengadaan Tol Kediri - Kertosono menjanjikan pembebasan lahan bisa mencapai setidaknya 75 persen pada Juni. Jika target tersebut bisa dicapai, PT Jasa Marga bisa memulai pengerjaan fisik setidaknya pada Juli. Namun jika hal tersebut urung terjadi, pembangunan fisik bisa molor dari waktu yang ditentukan.
”Kami juga terus meng-update kondisi di lapangan. Tentunya upaya yang kami lakukan sudah semaksimal mungkin, namun jika belum bisa terlaksana setidaknya 75 persen pembebasan lahan maka dengan berat hati pengerjaan juga mundur,” tambah Eko Budi Siswandi.
Upaya pembebasan lahan sejatinya sudah dilakukan sejak pertengahan 2022. Namun dari total 220, 79 hektare lahan yang dibutuhkan hingga minggu ketiga Januari ini baru sekitar 18 persen yang dibebaskan.
Pembebasan lahan yang macet itu terutama terjadi di Kabupaten Nganjuk. Padahal sekitar 80 persen tanah paling besar berada di sana. Yakni seluas 182 hektare sedangkan di Kabupaten Kediri 38,79 hektare yang belum dibebaskan.
”Sejauh ini, Kediri relatif aman, dari lima desa terdampak sudah ada yang mendapat ganti rugi terkait proyek strategis nasional ini,” jelas Eko.
Eko masih berharap pembebasan lahan benar-benar bisa sesuai target yakni mencapai 75 persen pada Juni. Sehingga pembangunan masih bisa dilakukan tepat waktu pada Juli.
”Kalau belum mencapai 75 persen atau mendekati itu saja, dengan realistis pembangunan juga mundur,” ucap Eko Budi Siswandi.
Proyek jalan Tol Kediri-Kertosono seharusnya dibangun pada triwulan ke empat 2022. Namun proyek fisik terus molor karena pembebasan lahan yang tak kunjung selesai.
Meski pembebasan lahan belum tuntas, General Manager PT Jasa Marga tersebut tetap menyiapkan tahap lelang proyek. Rencananya, jika sudah terbangun proyek strategis nasional jalan tol Kediri-Kertosono itu menjadi akses menuju Bandara Dhoho dari arah barat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
