Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Mei 2022 | 13.55 WIB

Puncak Arus Balik di Jogjakarta Diperkirakan Terjadi pada Sabtu

Polisi mengatur lalu lintas di jalur wisata Jalan Parangtritis, Kretek, Bantul, D.I Jogjakarta, Rabu (4/5). Andreas Fitri Atmoko/Antara - Image

Polisi mengatur lalu lintas di jalur wisata Jalan Parangtritis, Kretek, Bantul, D.I Jogjakarta, Rabu (4/5). Andreas Fitri Atmoko/Antara

JawaPos.com–Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memprediksikan puncak arus balik di wilayah tersebut bakal terjadi pada Sabtu (7/5).

”Kalau dari kondisi arus lalu lintas dan kondisi di terminal, mulai Rabu (4/5) sudah banyak pemudik yang balik ke asalnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ Ni Made Dwipanti Indrayanti seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Meski demikian, menurut dia, jika dibandingkan yang memasuki wilayah DIJ hingga kini kendaraan yang keluar masih belum signifikan. ”Sehingga prediksinya bisa Sabtu (7/5) karena masa akhir cuti bersama dan Senin (pekan depan) mereka sudah mulai masuk kerja,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Made menuturkan, selama libur Lebaran, kepadatan arus kendaraan di DIJ terpantau dominan di jalur-jalur wisata. Khususnya wisata alam.

Untuk kendaraan yang menuju arah utara atau ke destinasi kawasan Kaliurang, Sleman, kepadatan arus rata-rata terjadi pada pagi hari, kemudian pada sore hari kepadatan beralih di kawasan Kota Jogjakarta.

”Yang menuju destinasi wisata pantai juga begitu, karakteristiknya dari pagi sampai siang kondisinya macet,” terang Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Untuk menghindari kepadatan arus, dia menjelaskan, para wisatawan terpantau banyak memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang telah disiapkan. ”Ada juga yang menggunakan jalur alternatif yang sebenarnya tidak kami rekomendasikan, karena untuk arah ke selatan khususnya ke Gunung Kidul memang cukup padat,” tutur Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Rizki Budi Utomo menambahkan, berdasar pemantauan tercatat 88.431 kendaraan keluar dari DIJ pada Rabu (4/5) atau H+2 Lebaran. Meski demikian, pada hari yang sama masih tercatat sebanyak 107.085 kendaraan memasuki wilayah DIJ.

Sementara itu, berdasar pemantauan per Jumat (6/5) hingga pukul 14.00 WIB kendaraan yang meninggalkan DIJ di angka 41.000 kendaraan. ”Jadi dari grafiknya, jumlah kendaraan yang keluar hingga saat ini masih belum menyalip yang masuk DIJ,” papar Rizki.

Menurut dia, hingga kini masih banyak pemudik yang ingin menghabiskan masa libur Lebaran di DIJ. Berdasar data Dishub DIJ, secara akumulasi dari 25 April hingga 6 Mei tercatat sebanyak 59.000 kendaraan masih bertahan di DIJ. ”Sekitar 59.000 kendaraan masih stay di DIJ,” ucap Rizki Budi Utomo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore