Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 April 2022 | 02.08 WIB

Sumsel Petakan Jalan yang Diperkirakan Macet untuk Pemudik

Jalan Raya di Palembang macet. M. Riezko Bima Elko P/Antara - Image

Jalan Raya di Palembang macet. M. Riezko Bima Elko P/Antara

JawaPos.com–Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan memetakan ruas jalan raya yang diperkirakan rawan macet. Hal itu untuk jadi perhatian para pemudik Lebaran supaya lebih berhati-hati bila melintas di sana.

Kepala Dishub Sumsel Ari Narsa mengatakan, kemacetan tersebut berpotensi terjadi di semua jalan raya yang menjadi akses keluar-masuk Sumsel. Masing-masing, Jalan Lintas Timur Sumatera, Jalan Lintas Tengah Sumatera, hingga masuk ke jalan dalam Kota Palembang.

”Lantaran pemudik jalur darat tercatat mengalami pertumbuhan ditaksir capai lebih 50 persen. Ada sekitar 4,59 juta orang yang masuk ke Sumsel selama arus mudik Lebaran tahun ini,” kata Ari Narsa seperti dilansir dari Antara, Jumat (22/4).

Namun, secara spesifik, dia memperkirakan untuk Jalan Lintas Timur (Jalintim) kemacetan bakal terjadi di Jalan Indralaya–Palembang KM32, Palembang–Betung (Banyuasin), dan Sekayu–Bayung Lincir (Kabupaten Musi Banyuasin).

Kemudian Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang diperkirakan menjadi pusat kemacetan berada di kawasan Prabumulih, Muara Enim, dan Martapura di OKU Timur. Selain itu, Jarai di Lahat.

”Selain pengguna jalan bertambah lalu jalannya terbilang sempit juga, kemacetan itu juga diakibatkan adanya hambatan seperti pasar tumpah dan beberapa pusat keramaian di lokasi itu,” terang Ari Narsa.

Pasar tumpah itu terdata berada di beberapa lokasi. Yakni Pasar Indralaya (Kabupaten Ogan Ilir), Pasar Tugu Mulyo (Kabupaten OKI). Lalu, Pasar Sungai Lilin-Banyung Licir (Kabupaten Musi Banyuasin), Pasar Padang Tepong, Pasar Pendopo, Pasar Tebing Tinggi (Kabupaten Empat Lawang), dan Pasar Jarai (Kabupaten Lahat).

”Selanjutnya kemacetan juga bakal terjadi di pintu keluar tol dan persimpangan jalan, yang puncaknya diprediksi berlangsung pada H-3 Lebaran atau 29 April,” papar Ari Narsa.

Mengantisipasi itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Termasuk pengelola jalan tol untuk menambah gerbang keluar tol, supaya tak terjadi penumpukan di pintu keluar seperti tol Keramasan–Ogan Ilir.

”Penambahan pintu keluar kendaraan di tol saat ini masih proses pengecoran,” tutur Ari Narsa.

Masyarakat pun disarankan untuk mengatur waktu keberangkatan agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas hingga menjadi kemacetan akibat melakukan perjalanan di waktu yang bersamaan. ”Sebelum melakukan perjalanan, dapatkanlah informasi seputar kondisi terkini daerah yang hendak dituju dari berbagai platform media pemerintah atau kepolisian setempat sehingga perjalanan bisa jadi lancar,” terang Ari Narsa.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto memastikan tidak ada penyekatan lalu lintas seperti yang dilakukan pada 2021, selama arus mudik Lebaran tahun ini. ”Kami lebih cenderung untuk tidak melakukan penyekatan hal itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran arus mudik,” jeas Toni.

Meski demikian, aparat kepolisian beserta petugas yang tergabung dalam Tim Operasi Ketupat Musi akan tetap memasifkan pemeriksaan protokol kesehatan kepada setiap pemudik sebagai upaya mitigasi penyebaran Covid-19.

Pemeriksaan protokol kesehatan tersebut dilakukan bukan di jalan raya melainkan saat pemudik berada di pusat pemberhentian kendaraan atau rest area.

”Dengan begitu tidak mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujar Toni.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore