Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 20.22 WIB

Pria Asal Banyuwangi Mendadak Lompat dari KA Sri Tanjung, hingga Kini Masih Tak Sadarkan Diri, Begini Kronologinya

Masyarakat pertanyakan reaktivasi jalur kereta api di Semarang-Pati dan Rembang. - Image

Masyarakat pertanyakan reaktivasi jalur kereta api di Semarang-Pati dan Rembang.

JawaPos.com–Pada Selasa (16/1), warga Jorongan, Kecamatan Leces, Probolinggo, dikejutkan aksi nekat dengan seorang pria yang mendadak melompat dari KA Sri Tanjung.

Dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group) kejadian itu di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 13, Jorongan, Leces, sekitar pukul 16.13 WIB. Pria yang lompat dari KA itu diketahui bernama Khoiri, 41, warga Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Sampai hari Rabu (17/1) siang, korban masih tak sadarkan diri karena mengalami luka di bagian kepala. Korban menjalani perawatan di RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo.  

Kapolsek Leces AKP Rini Ifo Mila Krisna mengatakan, motif dari aksi nekat pria itu masih belum diketahui. Sejauh ini, berdasar informasi, korban awalnya hendak ke toilet lalu secara tiba-tiba membuka pintu dan lompat dari KA.

”Korban lompat dari kereta. Awalnya mau ke kamar mandi lalu tiba-tiba lompat dari kereta,” ujar Rini Ifo Mila Krisna.

Dia menjelaskan, niat awal korban hanya pergi ke toilet, tetapi karena di dalam toilet masih ada orang lain, korban secara tiba-tiba membuka pintu gerbong kereta sebelah kanan dan langsung melompat.

”Aksi nekat itu sebelumnya sudah dilarang penumpang lain. Tetapi korban tetap nekat melompat sambil berteriak Allahu Akbar,” terang Rini Ifo Mila Krisna.

Kemudian salah seorang penumpang melaporkan kejadian itu kepada petugas KA Sri Tanjung. Laporan itu lalu diteruskan petugas KA sampai akhirnya diterima Polsek Leces.

Polsek Leces yang menerima informasi itu, lanjut Rini Ifo Mila Krisna, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan korban. Korban dilarikan ke RS Wonolangan, Dringu. Dari sana korban dirujuk ke RSUD Mohamad Saleh Probolinggo.

Sementara itu, kakak korban, Kasirun, 49, menyampaikan bahwa korban sudah tak sadarkan diri sejak Selasa (16/1). Korban masih dirawat di RSUD Mohamad Saleh dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.

”Ketika saya sampai di sini, dia sudah tidak sadar. Untuk alasan kenapa dia sampai melompat dari kereta saya kurang tahu juga, karena tidak ada permasalahan keluarga sebelumnya,” tutur Kasirun.

Dia mengatakan, korban pamit hendak bekerja di Bali. Pihak keluarga kaget mendapat informasi korban melompat dari KA di Probolinggo. Karena ketika meninggalkan rumah tidak ada permasalahan dengan keluarga.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore