Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 19.10 WIB

Viral! Terlambat 3 Menit ke Sekolah, Siswa SMK di Denpasar Dihukum Menulis 1,5 Jam, Guru BK Kena Tegur Arya Wedakarna

Viral, guru memberikan hukuman untuk siswa yang telat 3 menit. Video itu mendapat perhatian dari anggota DPD RI Arya Wedakarna. (Tiktok @aryawedakarnasuyasa) - Image

Viral, guru memberikan hukuman untuk siswa yang telat 3 menit. Video itu mendapat perhatian dari anggota DPD RI Arya Wedakarna. (Tiktok @aryawedakarnasuyasa)

JawaPos.com – Terlambat datang ke sekolah 3 menit, siswa SMK Negeri 5 Denpasar, Bali, dihukum menulis selama 1,5 jam sehingga tertinggal 2 mata pelajaran.

Kejadian ini menjadi viral di media sosial dan mendapat perhatian dari Anggota DPD RI Arya Wedakarna. Unggahan video tersebut telah mendapatkan berbagai komentar dari netizen baik pro maupun kontra.

Banyak netizen yang tidak setuju dengan tindakan yang dilakukan guru BK karena berlebihan dalam memberikan hukuman. Namun, tidak sedikit juga netizen sependapat dengan tindakan Arya saat memarahi para guru BK tersebut.

Kejadian tersebut viral setelah diunggah oleh Anggota DPD RI Arya Wedakarna pada Selasa (16/1). Hingga berita ini ditulis, video tersebut mendapatkan 26,6 juta tayangan dan 42,1 ribu komentar.

“Siswa terlambat hanya 3 menit, tp diberi tugas jingga 1,5 jam menulis tugas yg tdk ada hubungan. Dengan alasan tugas literasi, siswa sampai ketinggalan 2 Mata Pelajaran. Menurut DPD RI AWK Siswa terlambat sedikit tidak apa2 asal selamat dijalan, apalagi kondisi DPS macet. DPD RI menolak juga HP siswa dikumpulkan diruang BK karena BK "curiga" siswa main HP saat dpt tugas. Lokasi SMK Negeri 5 Denpasar (admin) @jokowi #wedakarna #wedakarnasmkn5denpasar,” tulis dalam caption akun Tiktok @aryawedakarnasuyasa

Lebih lanjut, Arya menyarankan agar hukuman yang diberikan kepada siswa tidak melebihi batas. “Saya mengeluarkan uang APBN agar mereka masuk kelas, bukan untuk menerima hukuman. Hukuman itu yang humanis saja,” terangnya.

"Ibu merasa diri paling hebat gitu ya? Terus anak-anak bagaimana sekarang. Misalkan situasi macet, kalian di kantor pemerintah terlambat 5 menit 10 menit tidak masalah karena situasional,” tambahnya.

Anggota DPD RI Arya Wedakarna tersebut melayangkan protes karena siswa yang terlambat 3 menit menyebabkan ketinggalan dua mata pelajaran karena hukuman menulis.

Dalam video unggahan itu memperlihatkan tiga orang siswa usai mengerjakan hukuman yang diterimanya.

Video tersebut juga terlihat Arya Wedakarna memarahi para guru khususnya guru BK sambil memegang kertas tulisan siswa yang dihukum.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore