
Kembali geber-geber motor di depan markas TNI.
JawaPos.com–Media sosial kembali dihebohkan dengan konvoi pengendara motor berknalpot brong di depan markas TNI. Dalam video yang viral di akun X @recehtapisayang, segerombolan pengendara motor tersebut membawa bendera partai politik menggeber motor di depan markas TNI disaksikan anggota tentara.
”Rombongan motor geber knalpot brong di depan markas TNI, anggota hanya bisa liatin, nanti salah lagi,” tulis caption dari posting-an tersebut dikutip pada Senin (15/1).
Dalam video tersebut, sejumlah anggota TNI hanya menyaksikan sekumpulan motor berknalpot brong tersebut dan tidak mendekat.
”Sesuai instruksi pimpinan kita lihatin saja, tetapi kami merasa tidak punya harga diri markas kami digeber-geber mereka,” lanjut keterangan video tersebut.
Unggahan itu juga menuliskan narasi soal netralitas TNI dalam kontestasi politik Pemilihan Umum 2024. TNI pernah menindak oknum relawan salah satu paslon namun berakhir viral di Boyolali dari sejumlah pihak.
”Netralitas TNI, kami liatin saja nanti kami kena kesalahan lagi, kami tidak mau diadu domba lagi dengan rakyat, biar mereka yang menilai,” ujar keterangan video tersebut.
Insiden bentrok antara oknum anggota TNI dan relawan Ganjar Pranowo terjadi di Boyolali, Jawa Tengah. Insiden bentrok tersebut diduga dipicu iring-iringan relawan yang memain-mainkan gas motor di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Kolonel Inf Richard Harison, Kepala Penerangan Kodam IV Diponegoro menjelaskan, pengeroyokan oleh oknum anggota TNI yang viral di media sosial dilakukan karena spontan dan kurang senang dengan sikap pemotor.
”Motifnya spontan karena iring-iringan relawan Ganjar dilakukan berkali-kali. Itu dimulai sejak jam 9 pagi,” ujar Richard Harison dilansir dari Radar Solo pada Rabu (3/1).
Menurut Richard, anggota TNI yang tengah bermain voli di markas TNI tersebut merasa terganggu dengan aktivitas relawan Ganjar yang memainkan gas di depan markas.
”Sebelumnya sudah geber-geber, cuma yang diangkat saat kejadian pemukulan saja. Sebelumnya kejadian berkali-kali lewat dibiarkan. Mungkin bukan anggota kami yang sama dalam perkelahian tersebut, namun pada akhirnya merasa terganggu dan melakukan hal tersebut,” tambah Richard Harison.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
