
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa pelaku UMKM di Bangkalan. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Jawa Timur untuk Produk Domestik Bruto (PDB) cukup besar. Selama 2021 hingga 2022, kontribusi UMKM tercatat mencapai 57,25 persen.
Angka itu termasuk kemampuan penyerapan tenaga kerja UMKM. Berdasar catatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, UMKM mampu menyerap 97 persen tenaga kerja se-Jawa Timur.
”UMKM terbukti menjadi salah satu usaha yang mampu bertahan di tengah pandemi. Di antara gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) pada masa pandemi, UMKM justru menyerap tenaga kerja terbanyak dibandingkan sektor usaha lain,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (14/2).
Capaian itu disebut sebagai bukti Pemprov Jatim berkomitmen terus memperkuat untuk segera pulih dari imbas pandemi Covid-19. UMKM disebut tidak hanya bertahan pada masa pandemi, namun juga naik kelas mengikuti perkembangan zaman.
Salah satunya melalui rumah kurasi yang menjadi media untuk kurasi produk UMKM sebelum dikirim ke luar negeri. Rumah kurasi sendiri didirikan BI Kantor Perwakilan Jatim untuk membantu agar produk UMKM yang hendak dikirim ke luar negeri agar produknya bisa terstandar dengan baik dari sisi kualitas serta daya saingnya.
Khofifah mengatakan, hingga saat ini, total terdapat 318 produk UMKM yang berhasil dikurasi Rumah Kurasi. Detailnya yaitu sebanyak 17 UKM dikurasi dengan sasaran tembus ke pasar ekspor, kemudian 42 UKM ke pasar modern dan 259 UKM ke pasar tradisional.
”Alhamdulillah, melalui program Rumah Kurasi, yang merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Dinas KUMKM dan Perindag Jawa Timur perlahan tapi pasti UMKM Jatim terus naik kelas,” ujar Khofifah.
Dia mengatakan, untuk bisa menembus pasar luar negeri harus terstandarisasi dengan baik. Setiap negara juga mempunyai ketentuan sendiri untuk produk yang masuk. Untuk itu, dibutuhkan bantuan dari ahli yakni kurator. Selain itu, juga dibutuhkan asesor serta instruktur.
Terkait permodalan UMKM, Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim terus lakukan penguatan dari segi pembiayaan selama pandemi Covid-19. Pemberian Kredit bagi UMKM Jatim meningkat saat pandemi.
Dari seluruh upaya yang telah dilakukan, salah satu hasil yang telah terlihat adalah tren pangsa kredit untuk UMKM yang menunjukkan kenaikan. Data 2019 sebesar 27,1 persen, yang kemudian tercatat naik pada 2020 sebesar 28,9 persen dan 2021 juga tercatat naik 31,0 persen.
”Optimistis Jatim Bangkit memberikan semangat tersendiri bagi 9.782.262 UMKM. UMKM adalah backbone ekonomi Jawa Timur dengan kontribusi terhadap PDRB Jawa Timur mencapai 57,25 persen,” ujar Khofifah.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
