Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2023 | 19.06 WIB

Dengan Sepeda Motor, Kapolda Jatim dan Jajaran Cek Kesiapan Jalur Darat Surabaya-Banyuwangi untuk Libur Nataru

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto saat cek jalur Surabaya-Banyuwangi. /Radar Surabaya/Istimewa - Image

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto saat cek jalur Surabaya-Banyuwangi. /Radar Surabaya/Istimewa

JawaPos.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama jajaran melakukan pengecekan jalur darat dengan sepeda motor dari Surabaya hingga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Senin (19/12). Hal ini dilakukan untuk melihat kesiapan jalan yang dilintasi untuk libur Nataru.

Patroli tersebut juga dilakukan untuk memastikan keamanan jalur Surabaya-Banyuwangi dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2023.

Patroli menggunakan motor dimulai dari Jalan Bengawan, Surabaya, kemudian masuk ke Tol Waru, Pasuruan, dan turun di Probolinggo. Kemudian perjalan berlanjut ke Situbondo dan Banyuwangi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, jalur timur dari Surabaya ke arah Banyuwangi terpantau lancar.

Ia juga melintasi jembatan baru di jalur pantura Wongsorejo, Banyuwangi, yang baru dibangun. Meskipun sudah bisa dilintasi, dari pantauan Kapolda, jembatan tersebut tinggal ditambah pagar pembatas.

"Yang pertama, memastikan jalur sepanjang dari Surabaya ke Banyuwangi ini sudah siap memasuki tahap pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023. Insya Allah, kita gelar mulai 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024," ujar Kapolda seperti dikutip dari Radar Surabaya.

Imam menambahkan, seluruh personel telah fokus untuk mengamankan Nataru sekaligus mengamankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dalam rangka libur Nataru.

Ia memprediksi mobilisasi atau pergerakan kendaraan akan meningkat di Jatim pada libur Nataru mendatang.

"Kurang lebih ada 16 juta lebih jumlah manusia yang akan melakukan perpindahan ke Jawa Timur. Oleh karena itu, perlunya antisipasi kesiapan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pulau Bali," jelasnya.

Berdasar keterangan General Manajer PT ASDP Cabang Ketapang, puncak pergerakan masyarakat melakukan perjalanan diperkirakan pada 22 dan 26 Desember 2023. Kemudian 29 Desember 2023 dan 2 Januari 2024.

Polda Jatim bersama ASDP Ketapang juga telah menyiapkan skenario untuk antisipasi kepadatan kendaraan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Bali. Salah satunya dengan penambahan kapal berkapasitas besar.

Pihaknya juga akan melakukan penambahan pengamanan di Pelabuhan Ketapang.

Polda Jatim sendiri telah mengerahkan 13.034 personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait untuk mengamankan Nataru di wilayah setempat.

Pengamanan juga diwujudkan dengan mendirikan sekitar 143 pos pengamanan (pam), 42 pos pelayanan dan sembilan pos terpadu. Seluruhnya tersebar di berbagai titik sesuai dengan karakter wilayah masing-masing.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore