
PAWAI TEMATIK. Peserta pawai yang menghibur warga di sepanjang rute yang dilalui dari Alun-Alun Kota hingga GOR, Sabtu (20/10).
JawaPos.com - Ribuan orang antusias memadati jalan protokol, turut memeriahkan pawai tematik dalam event Border Fest 2018, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispaspora) Nunukan, pada Sabtu (20/10). Warga kompak larut dalam suasana kegembiraan pawai. Cuaca panas terik tak membuat semangat mereka luntur untuk menyaksikan sanak saudaranya yang menjadi partisipan pawai.
Nayla, warga Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Nunukan Timur mengatakan, ia bersama keluarganya bergegas ke simpang tiga Pelabuhan Tunon Taka menyaksikan pawai tematik tersebut. Nayla tak mau ketinggalan apalagi keponakannya yang mengikuti pawai.
"Tidak apa-apa panas-panas. Ini hanya sekali-sekali saja. Warga Nunukan butuh hiburan, jadi rela keluar panas-panas demi nonton pawai," ujar Nayla dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos Group), Minggu (21/10).
Tak hanya warga Kecamatan Nunukan saja, warga dari Nunukan Selatan juga larut dalam kemeriahan pawai tematik tersebut. Mereka berdesak–desakan hanya untuk melihat pawai yang diawali dari Alun-Alun Kota dan finish di Gedung Olahraga (GOR) Dwikora, Jalan Sei Sembilan, Nunukan Selatan.
Jumria, warga Jalan Ujang Dewa, Nunukan Selatan mengaku menunggu di Jalan Sei Sembilan, Nunukan Selatan sebelum pawai berlangsung sejak pagi.
"Sengaja datang awal-awal. Biar tidak desak-desakan. Kami menggunakan mobil pikap gunakan terpal penutup supaya tidak kepanasan. Posisi di sini paling bagus sudah saya rasa," kata Jumria.
Tidak hanya mereka yang menjadi peserta hadir dengan kemampuan kreativitasnya. Ada yang membuat gurita raksasa hingga ikan tuna sebesar minibus.
Ketua Panitia Border Fest 2018 Ilham Zain mengatakan, pawai tematik tersebut dimeriahkan oleh 66 rombongan peserta yang terdiri dua kategori. Kategori pertama yakni dari pelajar dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Sementara kategori kedua terdiri dari sekolah menengah atas (SMA) dan umum. Pawai dimulai sejak pukul 07.30 WITA.
Kategori lomba SD dan SMP termasuk kategori pelajar, sedangkan kategori SMA dan umum diklasifikasikan sebagai peserta umum. Dalam pawai tematik tersebut, panitia menilai berdasarkan dari keindahan, kerapian, konsep dan penampilan. Selanjutnya juara akan diumumkan di malam puncak event Border Fest 2018.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
