Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Oktober 2021 | 02.24 WIB

Sandiaga Beri Perhatian ke Pekerja Seni dan Cicipi Minuman Khas Solo

UNIK: Sandiaga Uno menerima wayang kulit berbentuk dirinya dari Ki Warseno Slank dalam kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (9/10/2021). Antara/Kemenparekraf - Image

UNIK: Sandiaga Uno menerima wayang kulit berbentuk dirinya dari Ki Warseno Slank dalam kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (9/10/2021). Antara/Kemenparekraf

JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengadakan kunjungan ke Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada Sabtu (9/10).

Dalam kunjungannya di kediaman dalang Ki Warseno Slank tersebut, Sandiaga memberikan perhatian kepada para pelaku seni di Surakarta, terutama pada dalang memberikan pesan kepada masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan disiplin melalui cerita-cerita wayang.

"Mohon dukungan dari para dalang, terutama dalang millenial untuk dapat memasukkan pesan-pesan bagi masyarakat untuk terus patuh pada penerapan protokol kesehatan. Wayang sebagai seni, juga telah lama menjadi salah satu alat untuk menyampaikan informasi," kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) disebut akan berupaya memberikan dukungan bagi para pelaku seni dalam upaya membangkitkan kembali geliat pariwisata dan ekonomi kreatif.

Di antaranya dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, juga re-skilling dan up-skilling (peningkatan kemampuan) para pelaku parekraf sesuai dengan tantangan dan kebutuhan di era pascapandemi Covid-19.

Dengan itu, diharapkan agar ke depan aktivitas komunitas industri wayang segera bangkit. Menparekraf juga menyebutkan akan membuat gelaran wayang pada akhir tahun ini. Gelaran wayang dikatakan memiliki multiplier effect (efek berganda) yang tinggi karena banyak pelaku yang terlibat dalam satu kali pementasan. "Kita akan coba gelar sebelum akhir tahun di kantor Kemenparekraf dengan pola hibrid (online dan offline),” ucap dia.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang mendampingi Sandiaga dalam mengungkapkan, bahwa kota Solo telah turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Karenanya, kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk seni serta budaya mulai coba dijalankan kembali.

Sementara itu, dalam kunjungan itu, Sandiaga juga sempat mencoba salah satu minuman tradisonal, yaitu tahok alias wedang tahu Solo atau di tempat lain disebut tahwa. Tahok dari Silken Tahoo tersebut dikemas secara intan, sehingga bisa dikonsumsi dengan cepat. ’’Sekarang sudah ada ya tahwa yang dikemas secara instan. Keren sekali,’’ terangnya.

Saat itu, Sandiaga juga mendapatkan informasi bahwa tahok tersebut juga bisa didapatkan melalui marketplace, yang menurutnya sangat kreatif, minuman tradisional dipasarkan dengan cara yang mengikuti perkembangan zaman. (*)  

 

 

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore