Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 September 2021 | 22.32 WIB

Klaster Covid-19 Ditemukan di 165 PAUD, SD, dan SMP, di Jatim

Seorang siswa SMP mengikuti PTM. Dipta Wahyu/JawaPos - Image

Seorang siswa SMP mengikuti PTM. Dipta Wahyu/JawaPos

JawaPos.com–Berdasar temuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jawa Timur (Jatim) disebut menjadi daerah dengan klaster Covid-19 tertinggi di sekolah.

Angka itu didapatkan dari data survei yang dilakukan Kemendikbudristek. Data survei itu dipublikasikan melalui situs https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/, per Kamis (23/9). Bila ditotal, terdapat 1.303 sekolah di Indonesia menjadi klaster Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Indonesia. Dari 1.303 sekolah, ada 165 atau 2,77 persen sekolah di Jatim menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Wahid Wahyudi mengakui hal itu. Mantan Kepala Dinas Perhubungan itu membenarkan bahwa mayoritas klaster terdapat di tingkat SD yang dikelola kabupaten/kota.

”Data klaster sekolah terhadap Covid-19 secara nasional dari Kemendikbudristek, jenjang SD 45,97 persen PAUD 19,94 persen, dan SMP 19,07 persen,” ujar Wahid ketika dihubungi Jumat (24/9).

Sebaliknya, Wahid mengklaim tak ada klaster Covid-19 di tingkat SMA, SMK, dan SLB. Sekolah-sekolah itu dikelola Pemprov Jatim.

”Laporan dari para Kacab Dispendik se-Jatim untuk SMA, SMK, SLB, di Jatim aman dari klaster Covid-19 sekolah,” tegas Wahid.

Belajar dari klaster Covid-19 di tingkat PAUD, SD, dan SMP, Wahid mengingatkan kepala sekolah SMA/SMK untuk makin waspada. Dia meminta sekolah untuk mengingatkan siswanya untuk segera pulang setelah PTM.

”Masih ada laporan siswa yang berkumpul selepas PTM. Mereka bergerombol karena lama tidak bertemu dengan teman-temannya,” tutur Wahid.

Wahid menegaskan. sekolah harus berani mengingatkan dan membuat ketegasan bagi para siswa untuk mengurangi mobilitas. ”Untuk itu kami meminta agar kepala sekolah memberikan imbauan kepada siswa untuk langsung pulang setelah selesai PTM karena pada beberapa jam berikutnya ada PJJ. Sehingga keberadaan siswa termonitor,” kata Wahid.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore