Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 18.35 WIB

Bandara Internasional Dhoho Kediri Membuka Peluang Emas UMKM, Sektor Agrobisnis Mendapat Sorotan

Area Bandara Dhoho Kediri. / Sumber: Radar Kediri - Image

Area Bandara Dhoho Kediri. / Sumber: Radar Kediri

JawaPos.com - Hadirnya Bandara Internasional Dhoho Kediri akan segera beroperasi, membuka banyak peluang di berbagai bidang di Kabupaten Kediri. Dari banyaknya peluang, salah satu yang menjadi sorotan adalah sektor agrobisnis.

Hal ini juga disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Bandara Internasional Dhoho Kediri. Khofifah menyebut jika sektor agrobisnis di lereng Gunung Wilis sangat potensial. Beberapa produk buah dan sayur sangat melimpah. Mulai dari kopi, kakao, alpukat tanpa biji, hingga mangga podang.

Menurut Khofifah, beberapa produk tersebut memiliki nilai jual tinggi. Jika dikirim ke luar daerah, dia percaya harganya akan meningkat beberapa kali lipat.

“Hadirnya bandara memberi ruang yang cukup luas untuk mengembangkan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah, red),” ujar Khofifah saat kunjungan ke bandara Jumat lalu (1/12).

Namun, sumber daya manusia (SDM) juga sangat dibutuhkan untuk menunjang bisnisberkembang. Oleh sebab itu, Khofifah meminta kepada pemkab untuk meningkatkan kualitas SDM warga setempat.

Khofifah pun menjelaskan untuk meningkatan kualitas SDM dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan rutin melakukan pelatihan. “Ayo pemkab harus mengembangkan warganya agar dapat berkembang dengan adanya bandara,” pinta Khofifah.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jika bandara adalah peluang emas yang bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. Tidak hanya sektor agrobisnis. Emil juga percaya pengembangan sektor pariwisata dapat terkatrol dengan adanya bandara.

Oleh karena itu, Emil meminta kepada kepala daerah sekitar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata unggulan. “Bandara hanya awal, selanjutnya tergantung daerah masing-masing,” tandas Emil seperti dikutip Radar Kediri (Jawa Pos Grup), Kamis (7/12).

Emil pun mengatakan jika pengembangan wisata bukan hanya pekerjaan rumah (PR) milik Pemkab Kediri. Namun juga daerah sekitar. Mulai dari Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Blitar, dan lainnya.

Karena Emil percaya, pembangunan yang dilakukan secara merata akan lebih berdampak. Dampak tersebut yang diharapkan dapat memberi efek positif bagi warga setempat. “Di 13 kota dan kabupaten sekitar bandara itu ada 10 juta penduduk. Itu dapat dimanfaatkan dengan adanya bandara,” tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore