Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 11.43 WIB

Rekomendasi Pakar Korporasi dan Kebijakan Publik Agar Bandara Dhoho Kediri Tidak Sepi

Gubernur Jawa Timur Khofifah saat meninjau kesiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri. - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah saat meninjau kesiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri.

JawaPos.com - Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri telah rampung dan hanya tinggal beberapa hari saja bakal beroperasi. Bandara Dhoho Kediri siap untuk melayani penerbangan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Kesiapan menyongsong mulainya beroperasi dapat dilihat dari berbagai fasilitas di Bandara Dhoho Kediri.

Diketahui, bandara ini memiliki panjang landasan pacu atau runway sepanjang 3.300 meter. Selain itu, telah dilengkapi tempat parkir kendaraan, scrub, serta gedung terminal bandara yang berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.

Sehingga secara fisik dan operasional, Bandara Dhoho Kediri dinilai telah siap melayani kebutuhan penerbangan.

Namun, akan miris jika bandara dengan fasilitas mewah seperti Bandara Dhoho Kediri tidak diminati oleh banyak orang. Dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup), menurut Iman Supriyono, seorang pakar korporasi, perkembangan Bandara Dhoho Kediri akan sangat bergantung dengan korporasi.

Hal tersebut berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB Kota Kediri sebesar RP 153 triliun, sedangkan di Kabupaten Kediri sebesar RP 47 triliun.

Jika dijumlahkan, nilainya mencapai Rp 200 triliun. Sementara kontribusi PT Gudang Garam Tbk saja sudah mencapai Rp 125 triliun.

Berdasarkan data tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pertumbuhan korporasi di Kediri Raya.

Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Supriyono MS, pakar kebijakan publik, menekankan bahwa keberadaan bandara harus mencakup sampai terselenggaranya pelayanan publik yang optimal.

Untuk mencapai hal tersebut, harus ada kolaborasi antara para pemangku kebijakan. Pemangku kebijakan harus memiliki visi yang sama untuk memajukan pembangunan Kediri Raya. Masing-masing pihak harus menurunkan ego-sektoral, agar kolaborasi dapat terwujud.

Jika terjadi kolaborasi, potensi pengembangan wilayah akan terjadi secara menyeluruh, tidak hanya di salah satu daerah saja. Namun, juga mencakup dari sisi pariwisata, peternakan, pertanian, sosial, dan sebagainya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore