
Gubernur Jawa Timur Khofifah saat meninjau kesiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri.
JawaPos.com - Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri telah rampung dan hanya tinggal beberapa hari saja bakal beroperasi. Bandara Dhoho Kediri siap untuk melayani penerbangan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Kesiapan menyongsong mulainya beroperasi dapat dilihat dari berbagai fasilitas di Bandara Dhoho Kediri.
Diketahui, bandara ini memiliki panjang landasan pacu atau runway sepanjang 3.300 meter. Selain itu, telah dilengkapi tempat parkir kendaraan, scrub, serta gedung terminal bandara yang berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.
Sehingga secara fisik dan operasional, Bandara Dhoho Kediri dinilai telah siap melayani kebutuhan penerbangan.
Namun, akan miris jika bandara dengan fasilitas mewah seperti Bandara Dhoho Kediri tidak diminati oleh banyak orang. Dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup), menurut Iman Supriyono, seorang pakar korporasi, perkembangan Bandara Dhoho Kediri akan sangat bergantung dengan korporasi.
Hal tersebut berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB Kota Kediri sebesar RP 153 triliun, sedangkan di Kabupaten Kediri sebesar RP 47 triliun.
Jika dijumlahkan, nilainya mencapai Rp 200 triliun. Sementara kontribusi PT Gudang Garam Tbk saja sudah mencapai Rp 125 triliun.
Berdasarkan data tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pertumbuhan korporasi di Kediri Raya.
Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Supriyono MS, pakar kebijakan publik, menekankan bahwa keberadaan bandara harus mencakup sampai terselenggaranya pelayanan publik yang optimal.
Untuk mencapai hal tersebut, harus ada kolaborasi antara para pemangku kebijakan. Pemangku kebijakan harus memiliki visi yang sama untuk memajukan pembangunan Kediri Raya. Masing-masing pihak harus menurunkan ego-sektoral, agar kolaborasi dapat terwujud.
Jika terjadi kolaborasi, potensi pengembangan wilayah akan terjadi secara menyeluruh, tidak hanya di salah satu daerah saja. Namun, juga mencakup dari sisi pariwisata, peternakan, pertanian, sosial, dan sebagainya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
