
Erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Minggu (3/12), pukul 14.55 WIB.
JawaPos.com – Sebanyak 47 pendaki dilaporkan terdampak erupsi Gunung Marapi yang terletak di Provinsi Sumatera Barat pada Minggu (3/12). Dari data yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 19 pendaki sudah berhasil turun dan diselamatkan oleh tim gabungan dan 28 pendaki yang belum berhasil turun.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito, mengatakan, informasi terkait seorang pendaki meninggal dunia belum dapat diverifikasi. “Masih simpang siur. Belum dapat dipastikan,” ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak cepat mengambil kesimpulan yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Tim pencarian dan pertolongan gabungan masih berupaya melakukan pencarian dan pertolongan kepada para pendaki yang belum berhasil turun.
Baca Juga: Tebing Longsor di Banyumas, Belasan Perjalanan Kereta Api Jalur Selatan Dialihkan ke Jalur Utara
Erupsi Gunung Marapi juga menimbulkan hujan abu di empat kecamatan, yaitu Canduang, Sungai Pua, Ampek-Ampek, dan Malalak.
Selain itu, erupsi yang terjadi ini juga menimbulkan hujan batu disertai batu di Kecamatan Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, IV Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan, dan Kamang Magek.
BPBD Kabupaten Agam dan Tanah Datar terus mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki merespons terjadinya hujan abu vulkanik erupsi Gunung Marapi untuk terus menggunakan masker.
Wisatawan dan pendaki juga dilarang melakukan aktivitas di radius 3 kilometer dari kawah utama Gunung Marapi.
Berdasarkan data yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia (MAGMA Indonesia), telah tercatat 36 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 2.3-30 mm dengan durasi gempa 18-181 detik, pada Minggu (3/12) pukul 0.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Selain itu, Gunung Marapi juga tercatat mengalami 16 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-9.9 mm dengan durasi gempa 23-85 detik
Letusan terakhir tercatat terjadi pada Senin (4/12) pukul 8.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati setinggi sekitar 800 meter di atas puncak. Kolom abu terpantau berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya Erupsi ini terekam memiliki amplitudo 30 mm dengan durasi 68 detik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
