
Suasana kawasan Jalan Malioboro di Kota Jogjakarta pada masa penerapan PPKM. Humas Pemkot Jogjakarta/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Kota Jogjakarta mengurangi lokasi pemadaman awal lampu penerangan jalan umum pada malam hari. Pemadaman awa itu dimaksudkan mencegah kerumunan warga sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan Covid-19.
”Titik pemadaman lampu penerangan jalan umum mulai dikurangi, terutama di ruas-ruas jalan yang dinilai tidak berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kota Jogjakarta Hari Setya Wacana seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Senin (16/8).
Dia mengatakan, lampu penerangan jalan umum sudah kembali dinyalakan sebagaimana biasa di ruas Jalan Kusumanegara serta wilayah di sekitarnya hingga ke Gedongkuning. Namun demikian, jika kebijakan untuk menyalakan kembali lampu penerangan jalan umum sebagaimana biasa justru menimbulkan kerumunan warga, kebijakan tersebut akan dievaluasi lagi.
Hari menjelaskan, lampu penerangan di ruas jalan yang dinilai berpotensi menjadi tempat kerumunan tetap dipadamkan pada pukul 20.00 WIB setiap hari. ”Kalau di ruas jalan tersebut masih berpotensi menimbulkan kerumunan jika lampu jalan tetap nyala, lampu akan dipadamkan. Kami tidak ingin terjadi penularan karena aktivitas warga pada malam hari,” tutur Hari Setya Wacana.
Dia mencontohkan, lampu penerangan di ruas Jalan Malioboro tetap akan dipadamkan lebih awal, begitu pula di Jalan Pangeran Diponegoro. ”Untuk sementara ini, pemadaman akan dilakukan hingga PPKM level 4 berakhir pada 16 Agustus, kecuali ada kebijakan lanjutan,” ujar Hari Setya Wacana.
Guna mengurangi mobilitas warga, Pemerintah Kota Jogjakarta selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan Covid-19 melakukan penyekatan di beberapa jalan utama. Selain itu, memadamkan lebih awal lampu penerangan jalan umum.
Dinas Perhubungan Kota Jogjakarta mencatat, lalu lintas kendaraan turun hingga 30 persen selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
