
Photo
JawaPos.com–Pemerintah Kota Jogjakarta mewacanakan aturan baru dalam proses pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose. Hal itu guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses pelayanan tersebut.
Wali Kota Jogjakarta Haryadi Suyuti seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta mengatakan, layanan pemeriksaan Covid-19 harus akuntabel dan memberikan hasil pemeriksaan yang valid. Karena itu, jika pemeriksaan Covi-19 menggunakan GeNose menunjukkan hasil positif namun setelah ditindaklanjuti dengan jenis pemeriksaan lain menunjukkan hasil negatif, pelanggan berhak memperoleh pengembalian biaya pemeriksaan GeNose.
"Tujuannya bukan meminta uangnya kembali karena hasil tidak valid, tetapi masyarakat tidak boleh dibebani biaya atas hasil pemeriksaan yang tidak GeNose,” ujar Haryadi pada Rabu (2/6).
Selain itu, menurut dia, dalam pemeriksaan menggunakan GeNose perlu disertakan syarat pelayanan berupa surat pernyataan bahwa warga yang melakukan pemeriksaan telah memenuhi syarat. Di antaranya tidak makan dan minum selama satu jam sebelum pemeriksaan, tidak merokok, tidak memakai parfum berlebihan, dan mematuhi aturan lain.
”Tujuannya supaya tertib. Ini bentuk tanggung jawab dan akuntabilitas,” ujar Haryadi.
Wali kota berharap wacana tersebut bisa segera direalisasikan dengan penerbitan aturan pendukungnya.
Sebelumnya, Pemkot Jogjakarta meminta seluruh institusi yang menyelenggarakan lantatur pemeriksaan Covid-19 menyediakan tempat isolasi sementara bagi warga yang menurut hasil pemeriksaan terinfeksi virus korona.
"Supaya warga tidak merasa kebingungan dan tidak melakukan mobilitas yang dikhawatirkan justru berisiko menularkan ke orang lain," kata Haryadi.
Saat ini, Haryadi mengatakan, wilayah Kota Jogjakarta tanpa zona merah, zona risiko tinggi penularan Covid-19.
"Masyarakat pun diharapkan mampu bahu membahu menjaga agar penularan kasus tidak semakin meluas. Jangan sampai muncul zona merah kembali,” ucap Haryadi.
Pada Selasa (1/6), 22 kasus Covid-19 baru terdeteksi di Kota Jogjakarta sehingga jumlah kasus aktifnya menjadi 323 kasus. Jumlah penderita Covid-19 yang masih menjalani isolasi tercatat 313 orang dan jumlah penderita yang menjalani rawat inap sebanyak 10 orang.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
