Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 18.14 WIB

Khofifah Resmikan Saluran Pipanisasi Terdampak Karhutla Bromo, 6.472 Warga Kembali Nikmati Air Bersih

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmikan jaringan pipa air bersih yang telah rampung diperbaiki Pemprov Jatim di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmikan jaringan pipa air bersih yang telah rampung diperbaiki Pemprov Jatim di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan jaringan pipa air bersih yang telah rampung diperbaiki Pemprov Jatim di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sebelumnya jaringan pipa air bersih di empat desa itu rusak karena terdampak karhutla.

Gubernur Khofifah secara simbolis membuka kran air bersih yang kemudian menyemburkan air bersih dan langsung disambut tepuk tangan seluruh warga yang hadir.

”Alhamdulillah warga di empat desa yaitu di Desa Ngadirejo, Desa Sapikerep, Desa Ngadas, dan Desa Wonokerto, kembali bisa menikmati air bersih. Tercatat sebanyak 2.240 KK atau sekitar 6.472 jiwa yang tersebar di empat desa ini telah menerima manfaat dari perbaikan pipanisasi ini,” ungkap Khofifah.

Khofifah menceritakan, ketika rapat koordinasi ada empat kepala desa yang menyampaikan bahwa pipa air yang mengalirkan ke rumah-rumah mereka terbakar. Saat itu, gubernur meminta segera dilakukan assessment dan akhirnya bisa dilakukan percepatan pemasangan pipanisasi saluran air bersih.

”Ini juga karena kerja gotong royong masyarakat Tengger luar biasa sehingga apa yang dilakukan Pemprov Jatim bisa lebih cepat dan terukur,” tutur Khofifah.

”Saya datang sebagai penanda proses distribusi air bisa berjalan seperti semula. Alhamdulillah keempat desa sudah teraliri kembali dan pipanisasi sudah dilakukan 100 persen di masing-masing desa. Hal ini penanda bisa diakses oleh seluruh masyarakat,” tambah dia.

Gubernur Khofifah melihat secara langsung jalur pipanisasi sejauh 3,6 kilometer di area padang savana guna melakukan pengecekan aliran air bersihnya dari total pipanisasi sejauh 11,6 Kilometer untuk 4 desa. Khofifah menyebut, total saluran pipanisasi air bersih di empat desa sepanjang 11.600 meter atau 11 kilometer. Jumlah itu, meliputi Desa Ngadirejo sepanjang 1.600 meter, Desa Sapikerep 3.400 meter, Desa Ngadas 5.100 meter, dan Desa Wonokerto sepanjang 1.500 meter.

”Total ada enam desa terdampak. Empat desa dikerjakan Pemprov Jatim. Sedangkan dua desa, yakni Desa Wonotoro dan Desa Jetak dikerjakan melalui swadaya,” kata Khofifah.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, perangkat desa, tokoh adat setempat dan warga sekitar, serta sukarelawan yang dengan sungguh-sungguh bahu membahu melakukan perbaikan dan pemasangan pipa saluran air bersih bagi warga terdampak sehingga warga kembali menikmati air bersih.

”Dengan melibatkan masyarakat dan tokoh adat setempat, semoga perbaikan pipanisasi ini bisa menguatkan rasa gotong royong dan upaya pelestarian lingkungan di kawasan Gunung Bromo,” ucap Khofifah.

Salah satu warga desa Ngadas, Suhardi, 46, mengucapkan terima kepada Pemprov Jawa Timur atas bantuan berupa pemasangan pipanisasi saluran air bersih kepada warga terdampak kebakaran. Bantuan itu sangat cepat sehingga mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari mulai dari kebutuhan rumah tangga, irigasi pertanian, dan lain sebagainya.

”Penanganannya cepat dan tidak menunggu terlalu lama. Terima kasih kepada terutama Ibu Khofifah karena bantuannya sudah dirasakan warga Tengger dan sekitar,” ucap Suhardi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore