Foto yang beredar di media sosial, siswa SMK di Wonogiri jalan kaki membawa poster yang menegaskan bukan pencuri.
JawaPos.com - Viral beredar di media sosial foto seorang siswa dengan membawa tas punggung dan memakai jas almamater biru muda dan celana panjang abu-abu, khas seragam SMA/SMK, berjalan kaki membawa poster tulisan tangan. Poster itu bertuliskan sebuah pengakuan bahwa siswa yang bersangkutan bukan seorang pencuri, seperti yang dituduhkan pihak-pihak tertentu kepadanya.
Di tas punggung itu diikatkan bendera merah putih. Yang cukup menarik perhatian, siswa itu membawa poster tulisan tangan yang dipasang di papan.
Inti tulisan dalam poster itu, yakni siswa yang berinsial MI itu tengah mencari keadilan.
"Demi Allah aku anak yatim. Bukan pencuri. Tidak seperti yang dituduhkan guru SMK Bhakti Mulia dan Apotek (sensor). Mencari keadilan," demikian tulisan dalam poster itu dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group) Rabu (1/11).
Berdasarkan penelusuran pada foto yang beredar itu, siswa tersebut berjalan di sekitar lampu merah simpang empat Pokoh Wonogiri Kota pada Selasa (31/10) pagi. Siswa itu merupakan siswa SMK Bhakti Mulia Wonogiri.
Kepala SMK Bhakti Mulia Wonogiri Sutardi membenarkan bahwa siswa tersebut adalah murid sekolah yang dipimpinnya. MI merupakan siswa kelas XII di sekolah tersebut.
"Tadi juga dapat kabar itu (siswa berjalan kaki membawa poster,Red). Akhirnya dijemput teman-teman di sekitar kantor DPRD Wonogiri," ujar Sutardi didampingi guru dan wakasek di ruang kerjanya.
Saat ditemui sejumlah wartawan, kepala sekolah menerangkan bahwa siswa itu masih berada di ruang bimbingan konseling (BK), dan kondisinya masih agak shock. Dengan begitu, sejumlah wartawan tak bisa menemui MI.
"Sebenarnya permasalahan ini sudah selesai secara kekeluargaan," kata Sutardi.
Dia menerangkan, permasalahan itu bermula saat siswa tersebut magang di salah satu apotek di Wonogiri. Pada pekan lalu, diketahui ada selisih penghitungan administrasi keuangan di apotek itu senilai Rp 66 ribu.
Siswa tersebut kemudian dimintai keterangan. Dan, permasalahan itu juga telah selesai, pihak sekolah mengganti rugi uang tersebut.
"Sebenarnya tidak dipermasalahkan oleh pihak apotek saat itu. Namun kan itu bisnis ya, kita akhirnya turun tangan juga ke sana," kata dia.
Saat itu, baik siswa hingga wali murid kemudian berembuk bersama. Masalah itu selesai dengan damai. Siswa tersebut akhirnya juga ditarik kembali ke sekolah.
Nah, pada Selasa pagi, tiba-tiba anak tersebut berjalan kaki membawa poster tulisan tangan itu. Pihak sekolah pun mengaku kaget dengan aksi yang dilakukan siswa tersebut.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
