Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 November 2023 | 17.45 WIB

Viral Foto Siswa SMK di Wonogiri Jalan Kaki Bawa Tulisan 'Aku Bukan Pencuri', Begini Klarifikasi Sekolahnya

Foto yang beredar di media sosial, siswa SMK di Wonogiri jalan kaki membawa poster yang menegaskan bukan pencuri.

JawaPos.com - Viral beredar di media sosial foto seorang siswa dengan membawa tas punggung dan memakai jas almamater biru muda dan celana panjang abu-abu, khas seragam SMA/SMK, berjalan kaki membawa poster tulisan tangan. Poster itu bertuliskan sebuah pengakuan bahwa siswa yang bersangkutan bukan seorang pencuri, seperti yang dituduhkan pihak-pihak tertentu kepadanya.

Di tas punggung itu diikatkan bendera merah putih. Yang cukup menarik perhatian, siswa itu membawa poster tulisan tangan yang dipasang di papan.

Inti tulisan dalam poster itu, yakni siswa yang berinsial MI itu tengah mencari keadilan.

"Demi Allah aku anak yatim. Bukan pencuri. Tidak seperti yang dituduhkan guru SMK Bhakti Mulia dan Apotek (sensor). Mencari keadilan," demikian tulisan dalam poster itu dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group) Rabu (1/11).

Berdasarkan penelusuran pada foto yang beredar itu, siswa tersebut berjalan di sekitar lampu merah simpang empat Pokoh Wonogiri Kota pada Selasa (31/10) pagi. Siswa itu merupakan siswa SMK Bhakti Mulia Wonogiri.

Kepala SMK Bhakti Mulia Wonogiri Sutardi membenarkan bahwa siswa tersebut adalah murid sekolah yang dipimpinnya. MI merupakan siswa kelas XII di sekolah tersebut.

"Tadi juga dapat kabar itu (siswa berjalan kaki membawa poster,Red). Akhirnya dijemput teman-teman di sekitar kantor DPRD Wonogiri," ujar Sutardi didampingi guru dan wakasek di ruang kerjanya.

Saat ditemui sejumlah wartawan, kepala sekolah menerangkan bahwa siswa itu masih berada di ruang bimbingan konseling (BK), dan kondisinya masih agak shock. Dengan begitu, sejumlah wartawan tak bisa menemui MI.

"Sebenarnya permasalahan ini sudah selesai secara kekeluargaan," kata Sutardi.

Dia menerangkan, permasalahan itu bermula saat siswa tersebut magang di salah satu apotek di Wonogiri. Pada pekan lalu, diketahui ada selisih penghitungan administrasi keuangan di apotek itu senilai Rp 66 ribu.

Siswa tersebut kemudian dimintai keterangan. Dan, permasalahan itu juga telah selesai, pihak sekolah mengganti rugi uang tersebut.

"Sebenarnya tidak dipermasalahkan oleh pihak apotek saat itu. Namun kan itu bisnis ya, kita akhirnya turun tangan juga ke sana," kata dia.

Saat itu, baik siswa hingga wali murid kemudian berembuk bersama. Masalah itu selesai dengan damai. Siswa tersebut akhirnya juga ditarik kembali ke sekolah.

Nah, pada Selasa pagi, tiba-tiba anak tersebut berjalan kaki membawa poster tulisan tangan itu. Pihak sekolah pun mengaku kaget dengan aksi yang dilakukan siswa tersebut.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore