
Pemerintah Kota Bandung menggelar salat istisqa meminta hujan di Plaza Balai Kota, Bandung, Senin (9/10).
JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyebut pada awal Oktober, cuaca di Kota Kembang sudah masuk kategori ekstrem.
Prakirawan Cuaca BMKG Bandung Yan Firdaus mengatakan, cuaca di Bandung sudah masuk kategori ekstrem. Pada Minggu (8/10), suhu sudah mencapai 35,6 derajat Celsius.
”Ini sudah masuk ekstrem karena sudah lewat tiga derajat. Sampai kapan? Ini tentu tergantung pada musim kemarau yang terjadi sekarang,” kata Yan seperti dilansir dari Antara di Bandung, Senin (9/10).
Yan memaparkan angka tersebut lebih tinggi tiga derajat Celsius dari akhir September yang berkisar di angka 30,3 derajat Celsius. Berdasar data dari BMKG Kota Bandung, suhu di daerah tersebut dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Di mulai dari tanggal 2 Oktober tercatat 33,1 derajat hingga 8 Oktober yang mencapai 35,6 derajat Celsius.
Sementara itu, Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menjelaskan, definisi suhu udara ekstrem adalah kondisi suhu udara yang mencapai tiga derajat Celsius atau lebih di atas nilai normal setempat.
”Dengan demikian suhu maksimum ekstrem pada Oktober sudah terjadi pada 1, 3, 6, 7, dan 8, Oktober. Hingga hari ini belum terjadi lagi suhu maksimum ekstrem di Kota Bandung,” kata Teguh Rahayu.
Teguh mengatakan cuaca terik pada siang hari dan angin kencang pada siang hingga sore hari adalah kondisi cuaca yang lazim terjadi pada puncak kemarau.
”Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun mempersiapkan diri untuk mengurangi risiko bencana, seperti menggunakan tabir surya apabila sering berkegiatan di luar ruangan pada siang hari,” terang Teguh Rahayu.
Sementara itu, Pemkot Bandung menggelar salat Istisqa bersama puluhan aparatur sipil negara (ASN) di halaman Plaza Balai Kota Bandung, untuk meminta hujan setelah kemarau panjang melanda daerah itu.
”Kita memohon ampunan dan memohon ke Allah, musim kemarau sekarang cukup panjang dan kita merasakan banyak sekali penderitaan yang dirasakan,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna usai melaksanakan salat Istisqa.
Ema mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar (usaha) dari Pemkot Bandung untuk meminta hujan. Sebab, Kota Bandung sudah kesulitan mendapat suplai air untuk minum maupun mandi karena kondisi air sumur dan PDAM sudah sangat minim.
”Bagaimana kita memanfaatkan air hujan untuk memberikan daya dukung tambahan untuk kebutuhan air minum yang menjadi kebutuhan kita semua,” ujar Ema Sumarna.
Dia juga mengajak seluruh warga muslim di daerahnya untuk bersama-sama melaksanakan salat Istisqa dalam rangka ikhtiar meminta hujan. ”Mudah-mudahan kalaupun dilakukan tingkat kewilayahan, saya pikir itu akan lebih baik, namanya juga ikhtiar, dan usaha itu adalah kewajiban kita,” ucap Ema Sumarna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022